FIFA secara resmi mengonfirmasi bahwa pemenang laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan menerima cincin juara (championship rings). 

Kebijakan ini menjadi sejarah baru sekaligus tanda paling nyata dari langkah badan pengatur sepakbola dunia tersebut untuk mengadopsi kultur olahraga Amerika Serikat ke panggung sepakbola global.

Cincin Juara di Piala Dunia

Aksesoris mewah ini akan diberikan langsung di New York New Jersey Stadium pada hari Minggu waktu setempat (Senin dini hari WIB) bersamaan dengan trofi ikonik Piala Dunia dan medali emas tradisional. 

Baca juga: Krisis Kabut Asap Selimuti New York-New Jersey Jelang Final Piala Dunia 2026

Ini merupakan pertama kalinya dalam 96 tahun sejarah Piala Dunia, lambang kejayaan bergaya NFL dan NBA diperkenalkan di turnamen sepakbola paling agung di bumi.

Menurut pernyataan resmi FIFA, keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan langsung terhadap tradisi olahraga Amerika Utara, mengingat turnamen edisi kali ini diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Pada hari Minggu, 19 Juli, juara Piala Dunia FIFA 2026 akan dinobatkan di Stadion New York New Jersey. Selain trofi ikonik dan medali emas bergengsi, simbol kemenangan baru akan diberikan kepada tim pemenang,” tulis FIFA dalam pernyataan resminya.

“Dalam sebuah peristiwa penting pertama untuk kompetisi FIFA, para pemenang turnamen juga akan menerima cincin juara khusus, membawa salah satu tradisi olahraga Amerika yang paling dikenal ke kancah global.

Detail Mewah dan Edisi Terbatas

FIFA menjelaskan bahwa mahakarya ini diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas, yakni hanya 2.026 buah yang diberi nomor urut individual sebagai penghormatan terhadap tahun penyelenggaraan turnamen. 

Sebanyak 30 cincin utama dialokasikan khusus untuk para pemain dan jajaran pelatih dari tim yang memenangkan laga final. Sementara itu, sisa 1.996 cincin berlisensi resmi akan dijual ke seluruh dunia sebagai barang koleksi eksklusif bagi para penggemar sepakbola.

Desain cincin dirancang sangat detail dengan satu sisi menampilkan ukiran replika trofi Piala Dunia, sementara sisi sebaliknya akan dimodifikasi khusus sesuai dengan identitas negara yang keluar sebagai pemenang. 

Tepat setelah peluit panjang berbunyi, kapten dan kepala pelatih dari tim pemenang akan menerima cincin sementara di atas lapangan selama seremoni perayaan, sebelum versi kustomisasi yang pas dengan ukuran jari mereka selesai diproduksi.

Baca juga: Infantino Konfirmasi FIFA Buka Peluang Ekspansi Piala Dunia Menjadi 64

Spanyol dan Argentina Berburu Cincin Juara

Pengumuman ini semakin membakar atmosfer menjelang salah satu partai final yang paling dinantikan dalam sejarah sepakbola modern. Pertandingan ini mempertemukan Argentina selaku juara bertahan Copa América melawan penguasa takhta UEFA Euro, Spanyol.

Argentina, dipimpin oleh Lionel Scaloni, datang dengan misi besar untuk menjadi tim pertama sejak Brasil pada tahun 1962 yang sukses mempertahankan gelar juara dunia berturut-turut. Sementara itu, skuad muda Spanyol di bawah asuhan Luis de la Fuente mengincar gelar dunia kedua mereka setelah generasi emas 2010.

Laga ini juga menyajikan drama teatrikal antargenerasi yang luar biasa. Lionel Messi, yang kini berusia 39 tahun, akan berdiri di lapangan yang sama menantang bintang muda sensasional berusia 19 tahun, Lamine Yamal. Pertemuan kompetitif pertama mereka ini terjadi hampir dua dekade setelah foto legendaris Messi memandikan bayi Yamal untuk kegiatan amal di Camp Nou pada tahun 2008 silam kembali viral di jagat maya.

Apakah cincin bertabur permata pertama ini akan melingkar di jari Sang Raja, Messi, untuk menyempurnakan legasinya, atau justru menjadi awal dari dinasti baru yang dipimpin oleh bocah ajaib Spanyol? Semuanya akan terjawab di New Jersey.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!