Jarrod Bowen resmi memilih setia. Kapten West Ham United berusia 29 tahun tersebut telah berkomitmen penuh untuk bertahan di klub dan memimpin perjuangan The Hammers mengarungi kerasnya kompetisi kasta kedua, EFL Championship, setelah secara tragis terdegradasi dari Premier League.

Langkah ini menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi publik London Stadium. Di saat penurunan kasta biasanya memicu eksodus massal pemain bintang, penyerang timnas Inggris ini justru mengambil arah sebaliknya dengan menandatangani penyesuaian kontrak demi membawa West Ham segera kembali ke kasta tertinggi.

Bowen Pilih Bertahan

Pihak klub dan suporter sempat dilanda kecemasan setelah catatan 14 tahun bertahan di Premier League harus terhenti pada Mei lalu, meski mereka menang 3-0 atas Leeds United di pekan pamungkas. Di tengah ketertarikan dari sejumlah klub Premier League seperti Aston Villa, keputusan Bowen untuk tidak pergi menjadi pernyataan sikap yang sangat tegas.

Baca juga: West Ham Pertahankan Nuno Espirito Santo Meski Terdegradasi

"Ada banyak waktu untuk berpikir selama musim panas dan banyak hal yang terlintas di kepala," kata Bowen.

"Bagi saya, saya melihat ke tahun-tahun mendatang setelah pensiun, apa yang akan memberi saya kebahagiaan terbesar?

"Itu keputusan yang mudah. ​​Motivasi utama adalah tetap tinggal dan membawa klub ini kembali ke Liga Primer tempat kita seharusnya berada."

Keyakinan Sang Kapten

Keputusan ini tidak diambil Bowen secara membabi buta. Mantan pemain Hull City tersebut dilaporkan sempat terbang ke Praha untuk berdiskusi langsung dengan pemegang saham mayoritas West Ham, Daniel Křetínský. Alih-alih mencari jalan keluar untuk dirinya sendiri, Bowen menuntut jaminan bahwa pihak manajemen memiliki ambisi yang sama besar dengannya untuk segera bangkit.

Komitmen Bowen memberikan stabilitas krusial bagi manajer Nuno Espírito Santo yang juga memilih bertahan. Skuad West Ham saat ini sedang mengalami perombakan besar pasca-degradasi, setelah kehilangan gelandang Mateus Fernandes yang hijrah ke Tottenham Hotspur, sementara Crysencio Summerville juga terus dikaitkan dengan pintu keluar.

"Ambisi yang saya dapatkan dari mereka, terutama dalam hal arah yang ingin dituju klub, sangat menarik bagi saya," ujar Bowen.

Menegaskan Status Legenda

Dengan memilih bertahan di masa-masa sulit, Bowen semakin mengukuhkan statusnya sebagai ikon modern klub. Sejak bergabung pada Januari 2020, ia telah mengemas 85 gol dan 63 asis dalam 280 penampilan. 

Baca juga: Tottenham Pecahkan Rekor Transfer Klub demi Mateus Fernandes

Setelah sebelumnya mengunci tempat di sejarah klub lewat gol kemenangan di final UEFA Europa Conference League 2023, kesetiaannya kali ini akan menjadi warisan berharga bagi ban kapten yang dilingkarkannya.

Tantangan di depan mata dipastikan tidak akan mudah mengingat Championship adalah salah satu kompetisi paling menguras fisik di dunia. Namun, Bowen mengaku terinspirasi oleh loyalitas 50.000 pemegang tiket terusan West Ham yang tetap memperbarui kerja sama mereka meski tim harus turun kasta.

"Tidak butuh banyak usaha karena klub ini sangat berarti bagi saya. Saya sudah berada di sini selama enam setengah tahun dan telah mentransformasikan seorang anak muda dari Championship menjadi kapten klub, yang merupakan kehormatan besar," tegas Bowen.

"50.000 pemegang tiket musiman di Championship adalah prestasi yang luar biasa. Ini menunjukkan loyalitas dan kecintaan mereka terhadap klub, dan mereka ingin melihatnya kembali ke Premier League."

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!