Milan Masuk Empat Besar, Allegri Sebut Tiket Liga Champions Masih Belum Aman
Ada sebuah ketegangan yang nyaris tak tertahankan di udara Stadion Luigi Ferraris pada Minggu sore kemarin. Bagi AC Milan, laga tandang melawan Genoa bukan sekadar pertandingan pekan ke-37 biasa, melainkan sebuah pertaruhan hidup dan mati demi menjaga asa mereka di kompetisi tertinggi Eropa.
Setelah melalui drama 90 menit yang menguras emosi, Rossoneri akhirnya berhasil pulang dengan poin penuh lewat kemenangan tipis 2-1. Namun, alih-alih merayakannya dengan euforia besar, pelatih kepala Massimiliano Allegri justru melepaskan napas lega yang sarat akan kecemasan, sembari mengakui betapa dekatnya tim asuhannya dengan jurang kegagalan total.
"Ada tekanan yang sangat besar hari ini, dan kami sempat berada dalam risiko membuang semua yang telah kami bangun sepanjang tahun ini," ujar Allegri kepada DAZN Italia seusai laga.
Semangat Usai Jeda
Tekanan yang dirasakan Allegri bukan tanpa alasan. Akibat rangkaian hasil pertandingan di tempat lain yang bergulir selama paruh pertama laga, skuad Milan masuk ke ruang ganti saat turun minum dengan fakta bahwa posisi mereka terlempar dari zona empat besar klasemen Serie A.
Baca juga: Genoa 1-2 Milan: Rossoneri Selangkah Lagi Amankan Tiket Liga Champions
Ketakutan kolektif itulah yang tampaknya menjadi alarm pembangun bagi Il Diavolo Rosso. Milan keluar di babak kedua dengan intensitas yang jauh berbeda.
Di bawah tatapan langsung pemilik klub, Gerry Cardinale, yang hadir di tribun Marassi, Christopher Nkunku memecah ketegangan melalui eksekusi penalti yang dingin. Pemain muda Zachary Athekame kemudian menggandakan keunggulan lewat sepakan rendah yang akurat dari luar kotak penalti.
Meski Genoa sempat membalas lewat aksi Johan Vasquez dan memaksa Milan bertahan mati-matian dalam masa injury time yang mencapai hampir sepuluh menit, armada Allegri berhasil mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini membawa signifikansi ganda bagi Milan. Tambahan tiga poin ini melesatkan mereka ke peringkat ketiga dengan raihan 70 poin, memanfaatkan momentum runtuhnya Juventus yang di saat bersamaan takluk 2-0 dari Fiorentina.
Milan Belum Mencapai Apa Pun
Allegri menegaskan bahwa perang taktis ini belum berakhir. Posisi empat besar memang kembali berada di genggaman, namun tiket menuju panggung Liga Champions musim depan belum resmi di tangan.
“Kami belum mencapai apa pun, masih ada satu pertandingan lagi yang harus dimainkan di kandang melawan Cagliari, dan kami berharap bisa melakukannya saat itu.” tegasnya.
“Saya harus berterima kasih kepada para pemain saya, mereka yang bekerja keras dan harus tetap dekat dengan saya, yang harus bersabar dengan saya.”
Baca juga: Milan Tersandung Dalam Perebutan Tiket UCL, Allegri: Jangan Cari Kambing Hitam
Pekan Penentu
Bagi klub sebesar AC Milan, absen dari Liga Champions adalah sebuah bencana finansial dan olahraga yang tidak bisa ditoleransi oleh manajemen RedBird. Kehadiran Cardinale di ruang ganti sebelum dan sesudah pertandingan menegaskan betapa tingginya standar yang dipasang di Milanello.
Kini, nasib Rossoneri sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri. Minggu depan, San Siro akan menjadi saksi apakah Milan mampu menyelesaikan misi ini saat menjamu Cagliari, atau justru kembali bermain dengan api di detik-detik terakhir kompetisi. Satu hal yang pasti, Allegri tidak akan membiarkan anak asuhnya lengah barang satu detik pun sebelum garis finis benar-benar terlewati.