Lazio berhasil meraih kemenangan penting setelah mengalahkan Cagliari dengan skor 2-1 dalam pertandingan pekan ke-10 Serie A 2026-27 di Stadio Olimpico, Minggu, 1 November 2026. Gol penentu Andrea Pinamonti pada menit ke-83 memastikan tuan rumah membalikkan keadaan sekaligus memperpanjang tren positif mereka di kompetisi domestik.

Hasil ini semakin memperkuat posisi Lazio di puncak klasemen. Tim besutan Gennaro Gattuso kini mengoleksi 28 poin dari 10 pertandingan, hasil sembilan kemenangan dan satu hasil imbang. Mereka unggul tiga poin atas Inter Milan yang berada di posisi kedua setelah menelan kekalahan dalam derby melawan AC Milan. 

Cagliari Unggul Lebih Dahulu, Isaksen Samakan Kedudukan

Cagliari justru memulai pertandingan dengan lebih agresif dan berhasil mengejutkan publik tuan rumah melalui gol M'Bala Nzola pada menit ke-21. Penyerang tersebut memanfaatkan umpan Alieu Fadera dari sisi kiri sebelum melepaskan penyelesaian di dalam kotak penalti yang tidak mampu dihentikan kiper Christos Mandas.

Baca juga: Gattuso Peringatkan Lazio agar Tak Terlena Usai Hajar Juventus 3-0

Lazio berusaha merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36 melalui Gustav Isaksen. Pemain asal Denmark itu menyelesaikan kombinasi apik antara Kenneth Taylor dan Tijjani Noslin dengan tembakan dari luar kotak penalti yang meluncur ke bawah mistar gawang Elia Caprile.

Cagliari hampir kembali unggul hanya dua menit kemudian. Jacopo Fazzini mendapatkan ruang untuk melepaskan tembakan kaki kanan, tetapi bola masih melebar tipis dari gawang Lazio. Kedua tim pun memasuki jeda dengan skor imbang 1-1. 

Pinamonti Muncul sebagai Penentu Kemenangan Lazio

Memasuki babak kedua, Lazio semakin menguasai permainan dan berusaha mencari gol tambahan. Gattuso melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Alfonso Pedraza dan Andrea Pinamonti untuk menambah daya serang timnya.

Lazio sempat mengancam melalui tendangan bebas Taylor pada menit ke-60, tetapi Caprile berhasil mengamankan bola. Gelandang tersebut kembali mendapatkan peluang pada menit ke-71 setelah menyambut sebuah kombinasi serangan dari lini tengah, tetapi tembakannya hanya melewati sisi gawang Cagliari.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-83. Isaksen mengirimkan umpan silang dari sisi kanan yang kemudian diteruskan Pedraza ke depan gawang. Pinamonti menyambut bola tersebut dengan sundulan yang membawa Lazio berbalik unggul 2-1.

Baca juga: Juventus Dibantai Lazio 0-3 di Kandang Sendiri

Gol itu menjadi kontribusi penting dari pemain pengganti yang dimasukkan Gattuso pada awal babak kedua untuk menggantikan Mattia Zaccagni yang mengalami cedera. 

Obert Diusir, Lazio Pertahankan Keunggulan

Situasi Cagliari semakin sulit setelah Adam Obert menerima kartu kuning kedua pada menit ke-91. Bek tersebut harus meninggalkan lapangan sehingga tim tamu melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain pada fase akhir.

Cagliari tidak mampu menemukan gol penyama kedudukan dalam sisa waktu pertandingan. Setelah tambahan waktu delapan menit, wasit Andrea Colombo meniup peluit panjang untuk memastikan kemenangan 2-1 bagi Lazio.

Kemenangan ini sekaligus menandai awal musim terbaik dalam sejarah Lazio di Serie A pada era tiga poin untuk kemenangan. Mereka telah mengumpulkan 28 dari kemungkinan 30 poin, sebuah pencapaian yang menunjukkan konsistensi luar biasa di bawah kepemimpinan Gattuso. 

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!