Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Gennaro Gattuso melihat perkembangan signifikan dalam performa Lazio setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Juventus pada pekan ketujuh Serie A 2026-2027. Meski timnya kini menjadi salah satu penantang terkuat di papan atas, pelatih asal Italia tersebut meminta para pemainnya tetap membumi dan tidak terlalu terpaku pada posisi klasemen.
Lazio tampil impresif ketika bertandang ke Allianz Stadium, Senin (19/10/2026) dini hari WIB. Gol Oliver Provstgaard, Gustav Isaksen, dan Fisayo Dele-Bashiru memastikan Biancocelesti membawa pulang tiga poin sekaligus mencatatkan kemenangan tandang atas Juventus dengan selisih tiga gol untuk pertama kalinya sejak Oktober 2017.
Hasil tersebut membuat Lazio mengoleksi 19 poin dari tujuh pertandingan, sejajar dengan Inter Milan di puncak klasemen sementara. Catatan enam kemenangan dan satu hasil imbang juga menjadi awal musim terbaik dalam sejarah klub di Serie A, melampaui pencapaian mereka pada musim 1999-2000 ketika terakhir kali menjuarai kompetisi tersebut.
Meski bangga dengan pencapaian timnya, Gattuso menolak membiarkan keberhasilan tersebut membuat Lazio kehilangan fokus. Ia meminta para pemain menikmati kemenangan atas Juventus sebelum segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya melawan Parma.
“Kami tidak boleh melihat klasemen sekarang. Kami akan menikmati kemenangan luar biasa ini, tetapi setelah itu kami harus kembali bekerja dengan fokus penuh untuk menghadapi Parma. Kami tidak terbiasa berada di posisi atas dan mungkin belum siap untuk itu. Namun, jika kami menjalani satu pertandingan demi satu pertandingan, kami bisa mengejutkan banyak orang,” ujar Gattuso kepada DAZN Italia.
Baca juga: Juventus Dibantai Lazio 0-3 di Kandang Sendiri
Gattuso juga memberikan apresiasi kepada para pemain dan stafnya yang dinilai berhasil menerapkan gagasan permainan yang telah dipersiapkan selama latihan.
“Staf saya dan saya menyampaikan ide-ide, tetapi para pemainlah yang menerapkannya di lapangan. Karena itu, pujian pantas diberikan kepada mereka,” katanya.
Pelatih tersebut turut menyoroti suasana kekeluargaan yang berhasil dibangun di dalam skuad. Menurutnya, semangat kolektif itu menjadi faktor penting dalam perkembangan Lazio, terutama setelah klub menghadapi keterbatasan anggaran untuk mendatangkan pemain pada bursa transfer.
Gattuso menilai klub telah mengambil keputusan tepat dengan merekrut pemain yang memiliki karakter kuat, tekad besar, dan keinginan untuk membela Lazio.
Bagi Gattuso, kemenangan di Turin bukan sekadar tambahan tiga poin. Ia melihat adanya peningkatan dalam kemampuan Lazio mengendalikan pertandingan, sesuatu yang sebelumnya masih menjadi persoalan ketika menghadapi AC Milan dan Venezia.
Menurut Gattuso, Lazio sempat mendominasi pertandingan melawan kedua tim tersebut sebelum kehilangan intensitas dan memberikan kesempatan kepada lawan untuk kembali ke permainan. Situasi itu membuatnya menilai bahwa tim masih perlu meningkatkan kedewasaan ketika sedang unggul.
“Kami sudah menunjukkan mentalitas dan rasa lapar yang tepat. Ketika unggul 1-0 saat turun minum, kami mampu melangkah lebih jauh dalam hal mengendalikan pertandingan,” ujar Gattuso.
Ia mengakui masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, termasuk pergerakan pemain ketika melakukan tekanan dan kemampuan menjaga keseimbangan permainan. Namun, ia menilai kemenangan atas Juventus menjadi bukti bahwa para pemain mulai memahami tuntutan taktiknya dengan lebih baik.
Perkembangan Lazio menjadi semakin menarik mengingat perjalanan mereka pada awal musim tidak sepenuhnya mulus. Mereka tersingkir lebih awal dari Coppa Italia dan menghadapi kesulitan memperkuat skuad melalui bursa transfer.
Dengan Inter Milan sebagai pesaing langsung di puncak klasemen dan sejumlah pertandingan berat menanti, Lazio perlu mempertahankan intensitas serta kedisiplinan mereka. Gattuso berharap timnya terus berkembang tanpa terbebani ekspektasi yang muncul dari pencapaian awal musim.