Hancurkan Fiorentina 4-0, Roma Pepet Empat Besar
Roma memberikan performa klinis yang menghancurkan Fiorentina dengan skor telak 4-0, sebuah hasil yang tidak hanya mengamankan tiga poin tetapi juga mengirimkan pesan kuat kepada para pesaing zona Liga Champions.
Lebih dari 61.000 penonton menyaksikan sebuah simfoni taktik di mana lini pertahanan Roma justru menjadi momok paling mematikan bagi La Viola. Kemenangan ini membuat skuad asuhan Gian Piero Gasperini terus menempel ketat posisi empat besar klasemen Serie A musim 2025-26.
Pesta Lini Belakang
Drama dimulai sejak menit ke-13. Bek tengah sekaligus pemimpin tim, Gianluca Mancini, membuka kran gol setelah memanfaatkan umpan matang dari Niccolò Pisilli. Fiorentina, yang dipimpin oleh Paolo Vanoli, tampak tidak memiliki jawaban atas agresi tinggi yang diterapkan tuan rumah.
Baca juga: Roma dan Atalanta Berbagi Poin dalam Duel Perebutan Zona Liga Champions
Hanya berselang empat menit, Olimpico kembali bergemuruh. Pemain muda Wesley França menunjukkan ketenangannya untuk menggandakan keunggulan di menit ke-17 dengan tembakan melengkung dari ujung kotak penalti.
Dominasi Roma semakin tak terbendung ketika bek asal Spanyol, Mario Hermoso, ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-34, mengubah kedudukan menjadi 3-0 sebelum turun minum.
Kontrol Total dan Gol Pisilli
Memasuki babak kedua, Fiorentina mencoba melakukan beberapa perubahan taktis, termasuk memasukkan tenaga baru untuk membendung lini tengah Roma. Namun, kontrol pertandingan tetap berada di tangan Giallorossi.
Statistik menunjukkan Roma memenangkan 75% duel udara sepanjang laga, sebuah angka yang menggambarkan betapa fisiknya dominasi tim asuhan Gasperini.
Pesta gol ditutup oleh Niccolò Pisilli pada menit ke-58. Setelah sebelumnya memberikan assist untuk gol pembuka, sang gelandang muda berbakat itu menyempurnakan performanya dengan gol keempat melalui skema serangan balik cepat yang diprakarsai oleh Donyell Malen.
Baca juga: Crystal Palace Melaju ke Semifinal Conference League Meski Takluk dari Fiorentina
Krisis Fiorentina Berlanjut
Bagi Fiorentina, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk mereka di ibu kota. Strategi Vanoli gagal total dalam membendung sayap-sayap agresif Roma, dan lini serang mereka praktis terisolasi sepanjang 90 menit tanpa satu pun tembakan yang benar-benar mengancam Mile Svilar.
Dengan hasil ini, Roma kini mengalihkan fokus mereka untuk mengejar Juventus di posisi keempat yang hanya terpisahkan satu poin, sementara Fiorentina harus segera berbenah jika tidak ingin terjerumus lebih dalam di papan bawah klasemen.