Drama menit-menit akhir kembali menghiasi gelaran Serie A musim 2025-26. Lazio berhasil mencuri tiga poin krusial dalam kunjungan mereka ke markas Cremonese pada Selasa (5/5) dini hari WIB. Gol dramatis dari Tijjani Noslin pada detik-detik terakhir pertandingan memastikan kemenangan 2-1 bagi tim tamu, sekaligus menghancurkan hati para pendukung Grigiorossi di Stadio Giovanni Zini.

Lazio, yang datang dengan ambisi merangkak naik ke zona Eropa, sempat kesulitan membongkar pertahanan disiplin yang diterapkan anak asuh Marco Giampaolo. Sebaliknya, Cremonese yang sedang berjuang menghindari zona degradasi justru tampil lepas dan penuh energi sejak peluit awal dibunyikan.

Blunder di Bawah Mistar

Babak pertama menjadi saksi dominasi penguasaan bola Lazio, namun efektivitas berada di pihak tuan rumah. Kejutan terjadi pada menit ke-29 ketika penyerang andalan Cremonese, Federico Bonazzoli, melepaskan tembakan spekulasi dari jarak jauh.

Baca juga: Maldini Penyelamat di Menit Akhir, Lazio Ditahan Imbang 3-3 Lawan Udinese

Penjaga gawang muda Lazio, Edoardo Motta, yang menggantikan Ivan Provedel yang cedera, melakukan kesalahan fatal. Alih-alih mengamankan bola dengan tangannya, ia mencoba menghalau si kulit bundar dengan kakinya. Bola justru bersarang di dalam gawang, memberikan keunggulan 1-0 bagi tuan rumah dan memaksa Maurizio Sarri memutar otak di pinggir lapangan.

Isaksen Menyamakan Kedudukan

Memasuki babak kedua, Lazio tampil dengan urgensi yang lebih tinggi. Sarri melakukan perubahan taktis yang langsung membuahkan hasil pada menit ke-53. 

Melalui skema serangan cepat yang dimulai dari Nuno Tavares, Gustav Isaksen menemukan celah di lini belakang Cremonese. Pemain sayap asal Denmark tersebut melepaskan sepakan akurat yang tak mampu dihalau oleh Emil Audero, mengubah papan skor menjadi 1-1.

Baca juga: Lazio ke Final Coppa Italia usai Singkirkan Atalanta Lewat Adu Penalti

Pertandingan pun berubah menjadi aksi saling serang. Cremonese hampir kembali unggul melalui skema yang dibangun oleh Romano Floriani Mussolini, pemain pinjaman dari Lazio, namun penyelesaian akhir Alessio Zerbin masih melambung tipis di atas mistar gawang.

Noslin Sang Pahlawan

Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Lazio menunjukkan mentalitas pemenang mereka. Di masa injury time (90'), kombinasi dengan Boulaye Dia diakhrii dengan tembakan keras melengkung dari Tijjani Noslin memastikan kemenangan comeback yang manis bagi Elang Ibu Kota.

Kemenangan ini membawa Lazio terus menempel ketat posisi delapan besar klasemen Serie A, sementara Cremonese harus tetap tertahan di zona merah dengan sisa tiga pertandingan musim ini.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!