Dipermalukan 2-0 oleh Bologna, Napoli Kehilangan Puncak Klasemen
Napoli yang tampil tidak terkoordinasi dan sangat tumpul menderita kekalahan menyakitkan 2-0 saat bertandang ke markas Bologna yang dinamis dan terorganisir dengan baik di Stadio Renato Dall’Ara pada hari Minggu (9/11). Hasil ini membuat Partenopei harus segera menyerahkan posisi puncak klasemen Serie A musim 2025-26.
Pasukan Rossoblu di bawah asuhan Vincenzo Italiano, yang kini tak terkalahkan dalam 10 pertandingan, menjalankan rencana permainan yang nyaris sempurna. Mereka berhasil mencekik serangan tim tamu dan mencetak dua gol di babak kedua melalui aksi klinis Thijs Dallinga dan sundulan yang menentukan dari bek Jhon Lucumí.
Kebuntuan Babak Pertama
Pertandingan dimulai dengan tempo yang canggung dan sering terhenti, menghambat permainan cair dari anak asuh Antonio Conte, yang memang menguasai mayoritas penguasaan bola hampir 60% tetapi kesulitan menerjemahkannya menjadi peluang yang jelas.
Namun, Bologna menunjukkan ancaman sesekali, terutama dari situasi bola mati dan serangan dari sayap.
Baca juga: Buntu di Diego Maradona, Napoli Ditahan Imbang Frankfurt 0-0
Sorotan terbesar di babak pertama adalah nasib buruk Bologna ketika kiper Łukasz Skorupski terpaksa ditarik keluar karena cedera pada menit ke-8, memberikan debut senior kepada kiper pengganti berusia 17 tahun, Massimo Pessina.
Kiper muda itu tampil gemilang, melakukan penyelamatan cerdas dari tendangan melengkung Eljif Elmas dalam serangan balik Napoli, memastikan kedua tim masuk ke ruang ganti dengan skor 0-0.
Dua Gol di Babak Kedua Bungkam Napoli
Atmosfer berubah drastis setelah jeda, dan Bologna hanya butuh lima menit untuk memecah kebuntuan. Pemain pengganti Nicolò Cambiaghi, yang menggantikan Jonathan Rowe di babak pertama, berlari kencang di sayap kiri sebelum melepaskan umpan silang tajam dari garis akhir.
Striker Belanda Thijs Dallinga mengantisipasi dengan sempurna, mengarahkan bola dengan sentuhan ringan di tiang dekat melewati Vanja Milinković-Savić untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Gol tersebut mengungkap keretakan serius di pertahanan Napoli, dan situasinya memburuk setelah satu jam pertandingan.
Pada menit ke-66 Bologna mempertahankan tekanan, dan dari umpan silang Emil Holm, bek tengah Jhon Lucumí melompati pertahanan Napoli untuk menanduk bola dengan kuat ke sudut bawah gawang. Gol tersebut menjadi gol Serie A pertamanya musim ini.
Baca juga: Milinković-Savić Gagalkan Penalti Saat Napoli Ditahan Imbang Como 0-0
Krisis Serangan Conte
Hal yang paling mengkhawatirkan bagi para pendukung Partenopei adalah respons yang lemah. Meskipun menguasai lebih banyak penguasaan bola setelah gol kedua, serangan Napoli terkesan tumpul, menghasilkan xG (Expected Goals) yang menyedihkan, yaitu hanya 0,05 di sepanjang babak kedua.
Antonio Conte memasukkan bala bantuan seperti Noa Lang dan David Neres, tetapi disiplin taktis lini belakang Bologna—yang dikoordinasi dengan brilian oleh Lucumí dan Holm—tetap kokoh.
Kekalahan 2-0 ini menandai kemerosotan serius bagi Napoli, yang kini gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut di semua kompetisi. Bagi skuad dengan ambisi meraih gelar, kurangnya gairah dan percikan kreativitas di sepertiga akhir lapangan ini adalah pertanda mengkhawatirkan yang harus segera diatasi Conte selama jeda internasional mendatang.
Kemenangan ini membuat Bologna asuhan Vincenzo Italiano naik ke zona Eropa, hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen yang kini telah tergusur. Bagi Napoli, jalan kembali ke puncak tiba-tiba terlihat jauh lebih terjal.