Dimarco dan Thuram Bawa Inter Menang 2-0 di Kandang Parma
Inter Milan mempertegas dominasi mereka dalam perburuan gelar Scudetto musim 2025/26. Melawat ke markas Parma di Stadion Ennio Tardini, Kamis (8/1) dini hari WIB, skuat asuhan Cristian Chivu berhasil membawa pulang poin penuh lewat kemenangan meyakinkan 2-0.
Tambahan tiga poin ini membuat Nerazzurri kian kokoh di puncak klasemen Serie A dengan koleksi 44 poin, memperlebar jarak menjadi empat angka dari Napoli yang harus puas mengantongi hasil imbang pekan ini serta AC Milan yang baru bermain nanti malam.
Dimarco Pecah Kebuntuan
Inter Milan tidak membuang waktu untuk menunjukkan kelasnya. Meski tampil di kandang lawan, Lautaro Martinez dan kolega langsung mengambil kendali permainan. Yann Aurel Bisseck hampir membuka keunggulan di menit ke-14, namun tandukannya memanfaatkan sepak pojok Hakan Calhanoglu masih membentur mistar gawang.
Baca juga: Inter Milan Kembali ke Puncak: Lautaro Menginspirasi Kemenangan 3-1 atas Bologna
Gol yang dinanti akhirnya lahir di penghujung babak pertama. Pada menit ke-42, Federico Dimarco kembali membuktikan mengapa ia adalah salah satu bek sayap terbaik dunia.
Setelah sedikit kemelut di depak kotak penalti, tembakan rendahnya dari sudut sempit berhasil menaklukkan kiper Parma, Edoardo Corvi. Meski sempat ditinjau melalui VAR karena dugaan offside, wasit akhirnya mensahkan gol tersebut, membawa Inter unggul 1-0 hingga turun minum.
Thuram Segel Kemenangan
Di babak kedua, Parma mencoba keluar dari tekanan dengan memasukkan Patrick Cutrone untuk menambah daya gedor. Namun, disiplinnya lini belakang Inter yang dikomandoi Manuel Akanji membuat setiap upaya tuan rumah selalu kandas sebelum memasuki kotak penalti.
Cristian Chivu kemudian memasukkan Marcus Thuram di sisa sepuluh menit pertandingan untuk menyegarkan lini depan.
Ange-Yoan Bonny sempat mencetak gol ke gawang mantan klubnya. Namun gol tersebut dianulir karena offside dari Thuram.
Untungnya di masa injury time (90+8'), melalui skema serangan balik cepat, Thuram berhasil melepaskan diri dari kawalan bek Parma dan menceploskan bola ke gawang yang kosong setelah melewati kiper, memastikan skor berakhir 2-0.
Baca juga: Inter Tutup 2025 di Puncak, Chivu Kobarkan Semangat Juang dan Abaikan Sindiran Conte
Langkah Mantap Menuju Gelar
Kembalinya Cristian Chivu ke Ennio Tardini, klub yang ia tangani musim lalu, berakhir manis. Inter tampil dengan efisiensi tinggi; mereka tidak hanya mendominasi bola tetapi juga sangat tenang dalam meredam agresivitas pemain muda Parma untuk meraih kemenangan keenam beruntun.
Dengan performa sesolid ini, Inter Milan mengirimkan pesan jelas kepada rival-rivalnya di Milan dan Naples bahwa mereka adalah favorit utama untuk meraih Scudetto musim ini. Sementara bagi Parma, kekalahan ini membuat mereka tertahan di posisi ke-15, unggul lima poin dari zona merah.