Manajemen Newcastle United dikabarkan tengah mengeksplorasi opsi untuk melepas penyerang Yoane Wissa pada bursa transfer musim panas mendatang, seperti yang dikabarkan oleh the Athletic. Kabar ini mengejutkan jagat Premier League, mengingat pemain internasional DR Kongo tersebut baru bergabung kurang dari setahun dalam kesepakatan bernilai total £55 juta dari Brentford.

Langkah ini menandai perubahan arah yang drastis dari kebijakan transfer The Magpies. Wissa didatangkan pada hari terakhir bursa transfer September lalu sebagai bagian dari rencana besar Eddie Howe untuk menggantikan Alexander Isak, namun kenyataan di lapangan berkata lain.

Musim Terhambat Cedera dan Performa

Ekspektasi tinggi mengiringi kedatangan Wissa ke St James' Park, terutama setelah ia mewarisi nomor punggung 9 yang ikonik. Namun, cedera lutut parah membuatnya harus absen hingga Desember, yang menghambat proses adaptasinya di Tyneside.

Baca juga: Bournemouth Bungkam Newcastle 2-1 St. James’ Park Demi Jaga Asa ke Eropa

Hingga saat ini, Wissa baru mencatatkan tiga gol dalam 24 penampilan di semua kompetisi, angka yang sangat jauh dibandingkan dengan 20 gol yang ia cetak pada musim terakhirnya bersama Brentford. 

Penurunan produktivitas ini membuatnya terlempar dari skuat utama, di mana ia hanya menjadi starter dalam satu dari 16 pertandingan terakhir Newcastle.

Howe mengakui bahwa penyerang DR Kongo itu telah menjalani musim yang sangat sulit di tahun pertamanya di Tyneside, sambil menyatakan optimisme bahwa ia masih dapat berkontribusi dengan persiapan yang tepat.

“Bagian tersulit bagi Yoane adalah ketika ia kembali bugar, ada perasaan yang sangat besar di dalam dirinya bahwa ia ingin segera kembali dan menunjukkan kepada semua orang betapa hebatnya dia, tetapi kami belum dapat melatihnya seperti biasanya,” katanya

“Itu sangat tersendat-sendat dan kami belum melihat yang terbaik darinya. Mungkin kami telah melihatnya dalam latihan minggu ini. Masih banyak yang akan datang. Saya pikir pramusim akan benar-benar menunjukkan yang terbaik darinya.

“Dia telah berusaha, dia telah mencoba untuk membuat perbedaan tetapi waktu yang dia miliki di lapangan. Saya pikir yang terbaik masih akan datang.”

Tekanan Finansial dan PSR

Langkah untuk menjual Wissa bukan sekadar masalah performa di lapangan. Newcastle saat ini berada di bawah tekanan besar untuk mematuhi aturan Profitability and Sustainability Rules (PSR) Premier League. 

Penjualan Wissa, meski kemungkinan besar akan mendatangkan kerugian finansial yang signifikan, dianggap perlu untuk menyeimbangkan neraca keuangan klub guna mendatangkan target baru di musim panas.  

Baca juga: Howe Pasang Badan Usai Newcastle Tumbang: "Tanggung Jawab Ada di Saya"

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Newcastle mungkin bersedia menerima tawaran di kisaran £30 juta, hampir setengah dari harga belinya setahun lalu. Klub-klub dari Liga Pro Saudi dikabarkan menjadi peminat utama, sementara beberapa klub Premier League lainnya juga tengah memantau situasi ini dengan saksama.

Rotasi Lini Depan Eddie Howe

Kegagalan Wissa untuk langsung nyetel membuat Eddie Howe lebih sering mengandalkan Nick Woltemade, William Osula, atau bahkan mendorong Anthony Gordon ke posisi penyerang tengah. 

Strategi ini terbukti cukup efektif untuk membawa Newcastle bersaing di papan atas, namun juga menegaskan bahwa Wissa tidak lagi masuk dalam rencana jangka panjang klub.

Newcastle kini dikabarkan sudah mulai mengincar striker baru untuk menggantikan posisi Wissa, guna memperkuat amunisi mereka menyambut kembalinya klub ke kompetisi Eropa musim depan.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!