Fenerbahçe Pecat Domenico Tedesco Usai Kalah Memalukan dari Galatasaray
Raksasa Turki, Fenerbahçe, resmi mengumumkan pemecatan pelatih kepala Domenico Tedesco pada Senin. Keputusan drastis ini diambil tak lama setelah kekalahan memalukan 3-0 dari rival abadi mereka, Galatasaray, dalam laga Intercontinental Derby yang sekaligus mengakhiri harapan juara Süper Lig musim ini.
Kekalahan di Rams Park tersebut membuat Sari Kanaryalar kini tertinggal tujuh poin dari Galatasaray dengan hanya tiga pertandingan tersisa. Mengingat dominasi sang rival, manajemen klub merasa perubahan instan diperlukan untuk menyelamatkan martabat klub di sisa musim.
Malam Kelam di Rams Park
Pertandingan hari Minggu tersebut menjadi mimpi buruk bagi Tedesco. Meski sempat mendapatkan peluang emas melalui titik putih di awal laga, bintang Fenerbahçe, Talisca, gagal mengeksekusinya setelah bola melenceng tipis dari gawang.
Baca juga: Nottingham Forest Bungkam Fenerbahçe 3-0 di Europa League
Galatasaray kemudian menghukum tim tamu melalui gol-gol dari Victor Osimhen, Barış Alper Yılmaz, dan Lucas Torreira. Situasi semakin diperparah bagi Tedesco setelah penjaga gawang andalannya, Ederson, menerima kartu merah di babak kedua akibat protes keras.
Komentar pedas Osimhen pasca-laga, yang menyebut latihan Galatasaray bahkan lebih berat daripada pertandingan derby tersebut, semakin menambah garam pada luka para pendukung Fenerbahçe.
Pernyataan Resmi Klub
Dalam pernyataan yang dirilis di situs resmi klub, manajemen Fenerbahçe mengonfirmasi perombakan besar-besaran di jajaran teknis.
“Sesuai dengan keputusan yang diambil dalam rapat dewan direksi, kami telah berpisah dengan Direktur Teknik kami, Domenico Tedesco, dan staf teknisnya,” tulis Fenerbahce.
“Kami juga telah memutuskan untuk berpisah dengan Direktur Olahraga kami, Devin Özek, dan Koordinator Sepak Bola kami, Berke Çelebi.
“Kami berterima kasih atas kontribusi mereka kepada klub kami dan mendoakan kesuksesan dalam karier mereka di masa depan.”
Warisan Tedesco yang Singkat
Tedesco, yang didatangkan pada September 2025 untuk menggantikan José Mourinho, sebenarnya sempat memberikan secercah harapan. Ia berhasil membawa Fenerbahçe memenangkan dua derby besar di awal masa jabatannya dan merengkuh trofi Piala Super Turki pada Januari 2026 setelah mengalahkan Galatasaray 2-0.
Baca juga: Liverpool Hancurkan Galatasaray 4-0 untuk Amankan Tiket Perempat Final
Namun, ketidakkonsistenan di liga dan kegagalan memangkas jarak poin di fase krusial musim ini membuat dewan direksi kehilangan kesabaran. Puasa gelar liga sejak 2014 menjadi tekanan berat yang akhirnya gagal diatasi oleh pelatih asal Jerman-Italia tersebut.
Zeki Murat Göle akan memulai debutnya sebagai caretaker akhir pekan depan. Sementara itu, rumor mengenai pengganti tetap mulai bermunculan, dengan beberapa nama pelatih lokal berpengalaman dikabarkan masuk dalam daftar incaran Presiden Ali Koç untuk proyek musim depan.