Maresca Siap Kembali, Mantan Bos Chelsea Beri Sinyal Menuju Man City
Mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, akhirnya memecah keheningan mengenai masa depannya di tengah spekulasi kencang yang menghubungkannya kembali dengan Manchester City. Berbicara sebagai tamu di Sky Sport Italia, pelatih berusia 46 tahun itu menegaskan bahwa ia merasa siap untuk babak baru dalam karier kepelatihannya setelah lima bulan menjauh dari pinggir lapangan sejak perpisahan mendadaknya dengan The Blues pada Januari lalu.
Nama Maresca kini menjadi kandidat terdepan untuk kembali ke Stadion Etihad, bukan sebagai asisten, melainkan sebagai suksesor potensial Pep Guardiola jika pelatih asal Spanyol itu memutuskan untuk mengakhiri masa pengabdiannya yang legendaris di musim panas ini.
"Kita Lihat Apa yang Akan Terjadi"
Maresca, yang membawa Chelsea meraih gelar UEFA Conference League dan FIFA Club World Cup tahun lalu sebelum berselisih dengan hierarki Stamford Bridge, tidak menampik rumor ketertarikan dari mantan klubnya tersebut.
"Saya merasa siap untuk babak baru, itu yang paling penting," ujar pelatih asal Italia itu saat ditanya mengenai spekulasi Manchester City. "Apa pun klubnya, yang terpenting adalah kesiapan diri. Musim ini hanya menyisakan beberapa pekan lagi, setelah itu kita lihat apa yang akan terjadi."
Baca juga: Enzo Maresca Sampaikan Salam Perpisahan untuk Chelsea
Komentar ini muncul di saat yang krusial. Manchester City saat ini sedang berada dalam persaingan sengit memperebutkan gelar Premier League 2025/26 dengan Arsenal, sekaligus bersiap menghadapi Chelsea di final FA Cup akhir pekan depan. Namun, masa depan Guardiola tetap menjadi teka-teki besar karena ia belum memberikan komitmen untuk musim 2026/27, meskipun kontraknya masih akan berakhir pada tahun depan.
DNA City dan Warisan Guardiola
Hubungan Maresca dengan City bukanlah hal baru. Ia adalah asisten Guardiola saat City meraih treble bersejarah pada musim 2022/23 dan sebelumnya memimpin skuad elit pengembangan (EDS) klub menuju kejayaan liga.
Filosofi taktisnya yang sangat mencerminkan permainan posisi (positional play) Guardiola menjadikannya pilihan alami bagi Direktur Olahraga City, Hugo Viana.
Bahkan, Guardiola sendiri pernah menyebut Maresca sebagai "salah satu pelatih terbaik di dunia" pada Desember lalu, memuji kerja luar biasanya di Chelsea sebelum drama internal mengakhiri masa jabatannya lebih awal.
Baca juga: Phil Foden Sepakati Kontrak Baru dengan Manchester City Hingga 2030
Tantangan yang Menanti
Meski Maresca adalah favorit utama, kepindahannya ke City mungkin tidak akan berjalan sederhana. Laporan menunjukkan bahwa Maresca masih memiliki kewajiban kontraktual tertentu dengan Chelsea setelah pemutusan hubungan kerja secara bersama pada awal tahun baru 2026.
Selain itu, siapa pun yang menggantikan Guardiola akan menghadapi beban ekspektasi yang hampir mustahil untuk dipenuhi, sebuah tantangan yang sering dibanding-bandingkan dengan era pasca-Sir Alex Ferguson di Manchester United. Namun, dengan rekor kemenangan 60% sepanjang karier manajerial seniornya dan dua trofi internasional di kantongnya, Maresca tampak tidak gentar.