Rutten Mundur, Buka Pintu Kembalinya Advocaat Sebagai Pelatih Curacao
Federasi Sepak Bola Curaçao (FFK) mengejutkan publik pada Senin pagi dengan mengumumkan pengunduran diri Fred Rutten dari kursi pelatih kepala tim nasional. Keputusan mendadak ini memicu spekulasi besar bahwa mantan bos The Little Blue, Dick Advocaat, akan segera kembali untuk memimpin tim di panggung terbesar: Piala Dunia 2026.
Rutten, yang mengambil alih tongkat estafet dari Advocaat awal tahun ini, memutuskan untuk meletakkan jabatannya hanya beberapa minggu sebelum tim memulai persiapan akhir menuju turnamen di Amerika Utara. FFK dalam pernyataan resminya tidak merinci alasan di balik pengunduran diri tersebut, namun menyebutkan bahwa keputusan ini diambil demi "kepentingan terbaik bagi stabilitas tim nasional."
Efek Domino Advocaat
Pengunduran diri Rutten terjadi di saat yang sangat krusial. Namun, kabar ini langsung diikuti oleh rumor kencang di Belanda yang menyebutkan bahwa Dick Advocaat, yang sebelumnya meninggalkan posisinya karena alasan pribadi, kini siap untuk melakukan comeback sensasional.
Baca juga: Dick Advocaat Mundur dari Timnas Curacao Demi Sang Putri
Advocaat adalah sosok yang membawa revolusi bagi sepak bola Curaçao. Di bawah arahannya, negara kepulauan Karibia tersebut berhasil meyakinkan deretan pemain keturunan Belanda untuk berkomitmen membela tim nasional, yang puncaknya berujung pada kualifikasi bersejarah ke Piala Dunia 2026.
Mundurnya Rutten sendiri disebut karena terdapat perselisihan dengan pada pemain, serta sponsor utama tim.
“Federasi Sepak Bola Inggris (FFK) mengumumkan bahwa Fred Rutten telah memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pelatih kepala tim nasional Curaçao setelah diskusi konstruktif dengan pimpinan federasi,” tulis FFK dalam pernyataannya.
“Meskipun Rutten sendiri bukan subjek diskusi tersebut, ia memilih untuk mengundurkan diri demi melindungi stabilitas dan hubungan profesional yang sehat di dalam skuad dan staf.”
Rutten sendiri mengatakan, “Tidak boleh ada iklim yang merusak hubungan profesional yang sehat di dalam tim atau staf. Itulah mengapa pengunduran diri adalah keputusan yang tepat. Waktu terus berjalan dan Curaçao harus bergerak maju. Saya menyesali bagaimana semuanya terjadi, tetapi saya berharap yang terbaik untuk semua orang.”
Misi di Piala Dunia
Bagi Curaçao, ketidakpastian di kursi pelatih adalah hal terakhir yang mereka butuhkan. Terundi di grup yang menantang pada musim panas mendatang, tim yang diperkuat oleh pemain-pemain seperti Tahith Chong dan Juninho Bacuna ini membutuhkan sosok pemimpin yang sudah mengenal luar dalam dinamika skuad.
Advocaat, yang dikenal dengan julukan "The Little General", memiliki reputasi sebagai pelatih yang mampu memberikan hasil instan. Pengalamannya memimpin berbagai tim nasional di Piala Dunia, termasuk Belanda dan Korea Selatan, dipandang sebagai aset tak ternilai bagi Curaçao yang akan berstatus sebagai debutan.
Baca juga: Fred Rutten Pastikan Curacao Bukan Numpang Lewat di Piala Dunia 2026
FFK diharapkan akan mengumumkan pengganti Rutten dalam 48 jam ke depan. Jika Advocaat benar-benar kembali, ia hanya akan memiliki waktu kurang dari satu bulan untuk mematangkan strategi sebelum laga pembuka grup.