De Zerbi Ingatkan Spurs, Perang Belum Berakhir usai Dua Kemenangan Beruntun
Kemenangan beruntun di Premier League untuk pertama kalinya sejak Agustus lalu datang di saat yang sangat tepat bagi Tottenham Hotspur. Namun, manajer Roberto De Zerbi segera memberikan peringatan keras pada Minggu malam bahwa pertempuran melawan degradasi masih jauh dari kata selesai.
Spurs sukses membungkam Villa Park dengan kemenangan tipis 2-1 atas Aston Villa, sebuah hasil yang mengangkat mereka ke peringkat 17 klasemen, unggul satu poin di atas zona degradasi yang kini dihuni oleh West Ham United.
Pertarungan Belum Berakhir
Sejak mengambil alih kursi kepelatihan dari Igor Tudor pada akhir Maret, De Zerbi perlahan mulai menanamkan filosofi permainannya. Kemenangan atas Aston Villa ini menyusul raihan tiga poin pekan lalu saat melawan Wolverhampton Wanderers, menandai pertama kalinya klub London Utara itu memenangkan dua laga liga berturut-turut dalam sembilan bulan terakhir.
Baca juga: Menang 2-1 di Kandang Villa, Tottenham Keluar dari Zona Merah
"Kita tidak boleh melupakan situasi sebelum pertandingan melawan Wolverhampton. Musim belum berakhir dan kita tidak bisa hanya senang dengan dua kemenangan ini," kata De Zerbi.
"Kita harus terus bekerja dengan mentalitas yang sama. Dan sekarang saya tidak ingin mendengar suara positif. Kita harus tetap fokus untuk pertandingan berikutnya. Kita harus merasakan tekanan yang sama.
Pahlawan di Villa Park
Tottenham tampil sangat klinis di babak pertama. Conor Gallagher membuka keunggulan pada menit ke-12 setelah memanfaatkan bola liar, disusul oleh sundulan tajam Richarlison di menit ke-25 yang memanfaatkan umpan matang dari Mathys Tel.
Meskipun Emi Buendía sempat memperkecil ketertinggalan bagi tuan rumah di masa injury time, pertahanan Spurs yang digalang Kevin Danso tetap berdiri kokoh untuk mengamankan poin penuh yang sangat berharga.
"Jika saya mengatakan Kolo Muani, Gallagher, Palhinha, dan semua pemain kami berada di level hebat, level tinggi, itu karena saya merasakannya. Saya tidak ingin mengatakan sesuatu jika saya tidak percaya pada kata-kata saya," tambahnya.
Baca juga: Cedera ACL, Xavi Simons Dipastikan Absen Hingga Akhir Musim dan Piala Dunia
"Saya beruntung karena saya bekerja dengan orang-orang baik dan pemain yang sangat bagus. Tugas saya hanyalah mentransfer kepercayaan diri, membuat mereka percaya pada diri mereka sendiri dan mencoba untuk menjadi lebih kuat dari kekalahan, lebih kuat dari posisi di klasemen, lebih kuat dari kata-kata yang biasanya Anda ucapkan tentang Tottenham."
Jalan Terjal Bertahan di Premeir League
Dengan hanya tiga pertandingan tersisa melawan Leeds United, Chelsea, dan Everton, De Zerbi tahu bahwa margin kesalahan timnya hampir nol. Kemenangan ini memang memberikan napas lega, namun tekanan psikologis untuk tetap berada di kasta tertinggi tetap menghantui.
"Sepak bola bisa berubah dari minggu ke minggu dan kita tidak boleh melupakan posisi di klasemen dan apa yang kita rasakan sebelum pertandingan melawan Wolves. Kita harus berjuang lagi,” tegasnya.
Bagi para pendukung Spurs, kemenangan ini adalah secercah harapan di musim yang penuh gejolak. Namun, seperti yang ditegaskan sang manajer, pesta pora harus ditunda hingga status Premier League mereka benar-benar aman secara matematis.