Daftar Lengkap Juara Liga Inggris Dari Masa Ke Masa
Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris, yang dimulai sejak format Football League pada tahun 1888 hingga era modern Premier League saat ini, tetap menjadi salah satu kompetisi paling kompetitif dan bergengsi di dunia.
Sepanjang 138 tahun sejarahnya, trofi juara telah melahirkan rivalitas sengit, dominasi dinasti klub tertentu, hingga kejutan dari tim-tim papan tengah yang berhasil meruntuhkan status quo finansial.
Berikut adalah rekam jejak dan daftar lengkap klub-klub yang berhasil merengkuh gelar juara kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Penguasa Takhta Tertinggi
Rivalitas antara Manchester United dan Liverpool tidak hanya terjadi di atas lapangan, melainkan juga dalam pembuktian siapa klub tersukses di tanah Inggris. Manchester United sama-sama meraih gelar juara 20 kali bersama Liverpool.
Sementara itu, Arsenal yang baru saja dinobatkan menjadi juara musim ini mapan di posisi ketiga, didampingi oleh Manchester City yang mencatatkan lonjakan trofi paling masif dalam satu dekade terakhir.
Daftar Gelar Juara Liga Inggris
Manchester United: 20 (1907–08, 1910–11, 1951–52, 1955–56, 1956–57, 1964–65, 1966–67, 1992–93, 1993–94, 1995–96, 1996–97, 1998–99, 1999–2000, 2000–01, 2002–03, 2006–07, 2007–08, 2008–09, 2010–11, 2012–13)
Liverpool: 20 (1900–01, 1905–06, 1921–22, 1922–23, 1946–47, 1963–64, 1965–66, 1972–73, 1975–76, 1976–77, 1978–79, 1979–80, 1981–82, 1982–83, 1983–84, 1985–86, 1987–88, 1989–90, 2019–20, 2024–25)
Arsenal: 14 (1930–31, 1932–33, 1933–34, 1934–35, 1937–38, 1947–48, 1952–53, 1970–71, 1988–89, 1990–91, 1997–98, 2001–02, 2003–04, 2025–26)
Baca juga: Penantian 22 Tahun Berakhir: Arsenal Resmi Juara Premier League
Manchester City: 10 (1936–37, 1967–68, 2011–12, 2013–14, 2017–18, 2018–19, 2020–21, 2021–22, 2022–23, 2023–24)
Everton: 9 (1890–91, 1914–15, 1927–28, 1931–32, 1938–39, 1962–63, 1969–70, 1984–85, 1986–87)
Aston Villa: 7 (1893–94, 1895–96, 1896–97, 1898–99, 1899–1900, 1909–10, 1980–81)
Sunderland: 6 (1891–92, 1892–93, 1894–95, 1901–02, 1912–13, 1935–36)
Chelsea: 6 (1954–55, 2004–05, 2005–06, 2009–10, 2014–15, 2016–17)
Newcastle United: 4 (1904–05, 1906–07, 1908–09, 1926–27)
Sheffield Wednesday: 4 (1902–03, 1903–04, 1928–29, 1929–30)
Wolverhampton Wanderers: 3 (1953–54, 1957–58, 1958–59)
Leeds United: 3 (1968–69, 1973–74, 1991–92)
Blackburn Rovers: 3 (1911–12, 1913–14, 1994–95)
Huddersfield Town: 3 (1923–24, 1924–25, 1925–26)
Preston North End: 2 (1888–89, 1889–90)
Tottenham Hotspur: 2 (1950–51, 1960–61)
Derby County: 2 (1971–72, 1974–75)
Baca juga: Top Skor dan Assist Liga Inggris
Burnley: 2 (1920–21, 1959–60)
Portsmouth: 2 (1948–49, 1949–50)
Sheffield United: 1 (1897–98)
West Bromwich Albion: 1 (1919–20)
Ipswich Town: 1 (1961–62)
Nottingham Forest: 1 (1977–78)
Leicester City: 1 (2015–16)
Era Klasik vs Era Premier League
Sejarah Liga Inggris terbagi menjadi dua era besar, yaitu era Football League First Division (1888–1992) dan era modern Premier League yang dimulai sejak musim 1992–1993.
Pada era klasik, klub-klub tradisional seperti Liverpool, Everton, dan Aston Villa mendominasi peta persaingan. Liverpool, khususnya pada dekade 1970-an dan 1980-an, menjadi kekuatan utama yang sulit ditandingi di bawah asuhan manajer legendaris seperti Bill Shankly dan Bob Paisley.
Namun, peta kekuatan tersebut bergeser secara dramatis saat format Premier League diperkenalkan. Manchester United, di bawah kendali Sir Alex Ferguson, mengoordinasi kebangkitan raksasa dengan merengkuh 13 gelar juara dari total 20 gelar mereka hanya dalam kurun waktu dua dekade.
Memasuki akhir tahun 2000-an dan dekade 2010-an, suntikan investasi finansial global melahirkan kekuatan baru seperti Chelsea dan Manchester City, di mana City sempat mencatatkan rekor dominasi empat gelar beruntun yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah sepak bola Inggris.
Meskipun dominasi tim-tim kaya begitu kuat di era modern, Liga Inggris tetap menyimpan romansa tersendiri. Keberhasilan Leicester City menjuarai musim 2015–2016 di bawah asuhan Claudio Ranieri tetap tercatat sebagai salah satu kejutan terbesar sepanjang sejarah olahraga dunia.