Old Trafford menjadi saksi laga klasik pada Minggu malam saat Manchester United meraih kemenangan dramatis 3-2 atas rival abadi mereka, Liverpool. Hasil ini sekaligus memastikan kembalinya Setan Merah ke panggung UEFA Champions League musim 2026-27. Dalam pertandingan yang diwarnai drama kejar-mengejar skor, pahlawan lokal Kobbie Mainoo muncul sebagai pembeda lewat gol kemenangannya 13 menit sebelum laga usai.

Manajer interim Michael Carrick, yang masa kepemimpinannya terus melampaui ekspektasi, menyaksikan anak asuhnya melengkapi (dua kemenangan dalam satu musim liga atas tim Merseyside tersebut, pencapaian pertama United dalam satu dekade terakhir.

Start Kilat Setan Merah

Atmosfer di dalam stadion sudah memanas sejak peluit pertama dibunyikan, dan para pemain meresponsnya dengan intensitas tinggi. Matheus Cunha membungkam pendukung tim tamu pada menit keenam. 

Baca juga: Manchester United Incar Rafael Leao, Siapkan Skema Barter dengan AC Milan

Setelah sapuan pemain belakang Liverpool yang jatuh ke pemain asal Brasil tersebut, ia kemudian melepaskan sepakan rendah yang gagal dihalau kiper Freddie Woodman, dan memicu keriuhan di tribun Stretford End.

United menggandakan keunggulan pada menit ke-14. Umpan silang dalam dari Luke Shaw disundul dengan apik oleh Bruno Fernandes ke arah mulut gawang, di mana Benjamin Šeško bereaksi paling cepat untuk menceploskan bola melewati garis gawang. Unggul 2-0 dalam waktu 15 menit, efek dari Carrick tampaknya akan berujung pada kemenangan mudah.

Kebangkitan Liverpool

Namun, babak kedua dimulai dengan peringatan keras mengapa laga ini tetap menjadi rivalitas paling sengit di sepak bola Inggris. Liverpool keluar dari ruang ganti dengan semangat baru dan memperkecil ketertinggalan hanya dua menit setelah babak kedua dimulai. 

Umpan ceroboh dari pemain pengganti, Amad, dipotong oleh Dominik Szoboszlai, yang kemudian merangsek ke jantung pertahanan United sebelum melepaskan penyelesaian klinis ke pojok bawah.

Ketegangan di Old Trafford memuncak pada menit ke-56. Kesalahpahaman fatal di lini belakang membuat kiper Senne Lammens memberikan bola langsung ke arah Mac Allister. 

Pemain asal Argentina itu tidak menyia-nyiakan peluang dan menyodorkan umpan matang kepada Cody Gakpo yang tinggal menceploskan bola ke gawang kosong, menyamakan kedudukan dan membuat laga kembali terbuka.

Sihir dari Kobbie Mainoo

Saat pertandingan tampak seimbang dan Liverpool terlihat lebih berpeluang mencari gol kemenangan, Kobbie Mainoo melangkah maju untuk mengingatkan dunia mengapa ia dianggap sebagai masa depan klub.

Baca juga: Sesko Desak Manchester United Permanenkan Carrick

Pada menit ke-77, setelah terjadi kemelut di tepi kotak penalti Liverpool, gelandang berusia 21 tahun itu bereaksi paling cepat terhadap bola liar hasil sapuan yang tidak sempurna. Mainoo melepaskan tembakan mendatar yang presisi ke pojok kanan bawah gawang. Gol tersebut membuat Old Trafford meledak dalam kegembiraan dan mematahkan perlawanan Liverpool.

Kembali ke Jajaran Elite

Peluit panjang memicu perayaan emosional saat United naik ke perolehan 64 poin, secara matematis mengamankan posisi lima besar dengan tiga pertandingan tersisa dengan Bournemouth yang kini menduduki peringkat keenam dengan 52 poin. 

Bagi Carrick, ini adalah pencapaian luar biasa setelah mengambil alih tim yang sempat kehilangan identitas pada Januari lalu dan membawa mereka meraih 10 kemenangan dari 14 pertandingan.

Sementara Liverpool masih harus berjuang melawan Aston Villa untuk memperebutkan satu tiket tersisa ke Liga Champions. Manchester United telah kembali ke kasta tertinggi Eropa, dan mereka melakukannya dengan menaklukkan rival terbesar mereka.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!