Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menolak untuk mengibarkan bendera putih setelah timnya menelan kekalahan tipis 2-1 dari Manchester City dalam laga penentuan gelar di Etihad Stadium, Minggu malam. Meski hasil tersebut memangkas keunggulan mereka di puncak klasemen menjadi hanya tiga poin, Arteta menegaskan bahwa perburuan gelar Premier League 2025-26 justru baru saja dimulai kembali.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa nasib Arsenal masih berada di tangan mereka sendiri dengan lima pertandingan sisa yang harus dimainkan.

Perjuangan Belum Berakhir

Kekalahan ini memang menyakitkan bagi The Gunners, terutama setelah sempat menyamakan kedudukan melalui Kai Havertz sebelum akhirnya dijebol kembali oleh Erling Haaland. 

Namun, Arteta memilih untuk langsung mengalihkan fokus skuadnya daripada meratapi poin yang hilang.

“Saya percaya hari ini, saya percaya pada hari Rabu, seminggu yang lalu, karena saya melihat mereka setiap hari dan saya tahu level yang kita miliki. Tetapi hari ini, jika mereka perlu lebih yakin, saya pikir mereka sekarang lebih yakin,” kata Arteta. 

Baca juga: Perebutan Gelar Memanas, Haaland Pastikan Kemenangan Man City atas Arsenal

“Mereka membicarakannya di ruang ganti. Ini liga baru sekarang. Mereka memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan. Kita memiliki keunggulan tiga poin dan lima pertandingan tersisa. Jadi semuanya masih bisa terjadi. Jadi kita tahu betapa kita menginginkannya dan kita tidak akan berhenti dan kita akan terus maju, itu pasti.”

Arteta menekankan bahwa dalam persaingan seketat ini, kekuatan mental akan menjadi faktor penentu. 

“Jelas, mereka sangat kecewa karena tidak mendapatkan hasil dari pertandingan dengan cara seperti itu,” tambahnya.

“Itulah perasaan yang langsung muncul, bisa dibilang itulah yang mereka bicarakan, dan mereka berkata, ‘Oke, kita kehilangan kesempatan hari ini, tetapi kita memiliki kesempatan terbesar sekarang dalam lima pertandingan berikutnya, jadi mari kita lakukan.’”

Tantangan Jadwal dan Persaingan Ketat

Arsenal saat ini mengoleksi 70 poin, sementara City membuntuti dengan 67 poin dan memiliki satu tabungan pertandingan melawan Burnley. 

Meski City bisa menyamai poin mereka di tengah pekan, Arteta tetap tenang menghadapi tekanan tersebut.

“Mari kita lihat apa yang terjadi. Ini Premier League. Pertama-tama, memenangkan pertandingan di liga ini sangat sulit. Maksud saya, jadwal pertandingan yang kita berdua miliki akan sulit bagi keduanya. Anda tahu, kita biasanya sudah mengumpulkan 80 poin atau 85 poin seperti yang terjadi di musim-musim lain. Tapi kali ini tidak demikian,” ujarnya.

Baca juga: Guardiola Peringatkan Skuad City: "Jangan Hilang Fokus" Usai Tundukkan Arsenal

“Kita akan mempersiapkan diri pertandingan demi pertandingan dan belajar dari apa yang terjadi hari ini dan berupaya lebih baik.”

Perjalanan Arsenal menuju trofi pertama mereka dalam dua dekade terakhir akan berlanjut Sabtu depan saat mereka menjamu Newcastle United di Emirates Stadium. Setelah itu, The Gunners akan menghadapi Fulham, West Ham, Burnley, dan menutup musim di markas Crystal Palace.

Dengan selisih gol yang masih memihak Arsenal (+37 berbanding +36 milik City), Arteta tahu bahwa setiap gol di sisa musim ini bisa menjadi sangat menentukan. Bagi sang manajer, pesan untuk para penggemar sudah jelas: perjuangan ini masih jauh dari kata berakhir.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!