Perburuan gelar juara Premier League 2025-26 mencapai titik didihnya di Etihad Stadium pada Minggu (19/4). Manchester City berhasil memangkas jarak di puncak klasemen setelah menumbangkan pemuncak klasemen, Arsenal, dengan skor tipis 2-1 dalam laga yang dipenuhi drama, tiang gawang, dan intensitas tinggi.

Kemenangan ini membawa skuad asuhan Pep Guardiola mengoleksi 67 poin dengan satu tabungan pertandingan, hanya terpaut tiga poin dari Arsenal yang masih memimpin di posisi pertama. Dengan enam laga tersisa bagi City dan lima bagi Arsenal, takdir gelar juara kini berada di tangan the Cityzens.

Awal Laga yang Meledak

Pertandingan yang paling dinanti musim ini tidak membutuhkan waktu lama untuk memanas. Baru 15 menit berjalan, Rayan Cherki membawa publik tuan rumah bersorak. 

Baca juga: Bernardo Silva Konfirmasi Tinggalkan Man City pada Akhir Musim

Pemain muda berbakat itu melakukan aksi individu menawan, melewati Gabriel Magalhães di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar yang bersarang di pojok gawang David Raya.

Namun, kegembiraan City hanya bertahan kurang dari dua menit. Kiper City Gianluigi Donnarumma melakukan kesalahan fatal saat berlama-lama memegang bola. Sapuannya berhasil diblok oleh Kai Havertz yang melakukan pressing tinggi, membuat bola memantul masuk ke gawang yang kosong. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum meskipun kedua tim saling jual beli serangan.

Tiang Gawang dan Penyelamatan Gemilang

Babak kedua berjalan lebih menegangkan. Arsenal hampir saja berbalik unggul melalui Eberechi Eze, namun tendangan melengkungnya hanya membentur tiang gawang dan bergulir di sepanjang garis gawang sebelum diamankan. 

Havertz juga nyaris mencetak gol keduanya, tetapi Donnarumma menebus kesalahannya dengan penyelamatan satu lawan satu yang luar biasa.

Ketangguhan mental City akhirnya membuahkan hasil di menit ke-70. Jeremy Doku yang tampil merepotkan di sisi kiri mengirimkan umpan kepada O'Reilly, yang kemudian memberikan bola matang kepada Erling Haaland. 

Sang predator Norwegia menunjukkan kekuatan fisiknya untuk menahan kawalan Gabriel sebelum melepaskan tembakan first-time yang menggetarkan jala gawang Arsenal.

Baca juga: Declan Rice Tuntut Arsenal Tampil Sempurna di Etihad Demi Gelar Juara

Pertahanan Baja di Menit Akhir

Arsenal terus menggempur pertahanan City di sisa waktu. Gabriel hampir membalas kesalahannya lewat sundulan dari sepak pojok Martin Ødegaard, namun bola kembali membentur tiang gawang, sementara upaya Havertz untuk mencetak gol keduanya di laga ini juga tak berbuah manis. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk keunggulan tim Manchester Biru.

"Kita harus menikmatinya, merayakannya, mengambil hal-hal baik, tetapi jangan kehilangan fokus. Fokusnya adalah tiga hari lagi, kita akan pergi ke Burnley," kata Guardiola.

Mikel Arteta, di sisi lain, merasa perburuan gelar ini masih belum berakhir. “Ini liga baru sekarang, mereka punya satu pertandingan tunda. Kami memiliki keunggulan tiga poin dan lima pertandingan tersisa, jadi semuanya masih bisa terjadi," ujarnya. "Jadi kami tahu betapa kami menginginkannya. Kami tidak akan berhenti dan kami akan terus maju."

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!