Puji Karakter Skuad, Spalletti Sebut Juventus Berada di Jalur yang Tepat
Luciano Spalletti memuji karakter dan kebersamaan skuad Juventus setelah kemenangan meyakinkan 2-0 atas Bologna pada Senin (20/4) dini hari WIB malam memperkokoh posisi mereka di zona Liga Champions. Sang pelatih menegaskan bahwa I Bianconeri kini berada di jalur yang benar seiring keberhasilan mereka memangkas jarak ke posisi kedua klasemen Serie A 2025-26.
Kemenangan di Allianz Stadium ini, yang ditentukan oleh gol Jonathan David dan Khéphren Thuram, membuat Juventus kini mengoleksi 63 poin. Hasil ini tidak hanya membuka selisih lima poin dari Como di posisi kelima, tetapi juga membawa mereka hanya terpaut tiga poin dari AC Milan dan Napoli yang menghuni posisi kedua dan ketiga.
Semangat Persahabatan di Ruang Ganti
Berbicara kepada DAZN Italia usai laga, Spalletti tampak sangat terkesan dengan atmosfer kolektif yang mulai terbangun sejak ia mengambil alih kursi kepelatihan pada Oktober lalu.
Baca juga: Tandukan David dan Thuram Amankan Kemenangan Juventus Atas Bologna
Salah satu momen yang menarik perhatiannya adalah perayaan gol kedua yang dilakukan secara koreografis oleh para pemain.
“Saya tidak tahu apa yang mereka rencanakan bersama, tetapi melihat mereka merayakan seperti itu bersama-sama sungguh luar biasa,” ujar Spalletti sambil tersenyum.
“Sungguh menakjubkan melihat seorang pemain mencetak gol dan ingin berbagi kegembiraannya dengan rekan satu tim dan para penggemar. Semua itu berasal dari kasih sayang, hubungan antar pemain, dan ketika Anda memberikan persahabatan itu, Anda akan menerimanya sebagai balasan. Mereka bilang jika Anda ingin menemukan teman, maka berperilakulah seperti teman.”
Menjaga Intensitas
Juventus langsung menggebrak sejak awal laga, mencetak gol melalui sundulan Jonathan David saat laga baru berjalan 90 detik.
Spalletti mengakui bahwa kunci kemenangan malam itu adalah menjaga intensitas untuk memanfaatkan kelelahan Bologna yang baru saja melakoni laga tandang melelahkan di kompetisi Eropa tengah pekan lalu.
“Hal yang sama sekali tidak boleh kami lakukan, melihat hasil pertandingan lain, adalah menurunkan intensitas permainan karena kami yakin bisa mempertahankan posisi ini terlepas dari performa kami. Itulah risikonya, jadi kami perlu memiliki sikap yang tepat sejak awal dan mempertahankannya,” jelasnya.
Baca juga: Mantan Kiper Arsenal dan Juventus Alex Manninger Meninggal Dunia
“Kami tahu bahwa Bologna menjalani pekan yang berat dengan perjalanan dan Liga Europa, jadi kami tahu bahwa jika kami mempertahankan intensitas permainan, itu akan memberi kami keuntungan yang signifikan. Semua orang melakukannya dengan sangat baik, dan kami mencetak gol di awal pertandingan, ada saat-saat ketika kualitas Bologna memaksa kami mundur, tetapi itu tidak bisa dihindari dengan tim yang kuat seperti tim asuhan Vincenzo Italiano.”
Momentum Menuju San Siro
Sejak kekalahan 0-2 di kandang sendiri melawan Como pada 21 Februari, Juventus tidak terkalahkan dalam tujuh laga di Serie A dan memenangkan lima di antaranya, serta tidak kebobolan dalam tiga laga terakhir. Catatan pertahanan yang kian solid ini menjadi modal krusial bagi Spalletti untuk menantang ambisi gelar juara di masa depan.
"Kami berada di jalur yang benar dan setiap hari saya melihat sesuatu yang lebih dari tim ini. Jadi, kami ingin terus melangkah seperti ini," tegas mantan pelatih timnas Italia tersebut.
Ujian sesungguhnya bagi konsistensi Juventus akan tersaji akhir pekan depan saat mereka bertandang ke San Siro untuk menghadapi AC Milan. Kemenangan dalam laga tersebut dipastikan akan membuat perburuan posisi runner-up semakin panas di sisa musim ini.