Euforia perayaan gelar juara Bundesliga ke-35 di Allianz Arena belum sepenuhnya reda, namun Vincent Kompany sudah memberikan instruksi tegas kepada pasukannya. Meski Bayern Munich baru saja mengunci gelar liga dengan empat pertandingan tersisa usai kemenangan 4-2 atas Stuttgart, sang nakhoda menegaskan bahwa musim ini masih sangat panjang bagi mereka.

Bagi Kompany, trofi Meisterschale hanyalah awal dari ambisi yang lebih besar. Bayern kini berdiri di ambang sejarah untuk meraih treble kedua mereka dalam satu dekade terakhir.

Musim Belum Berakhir

Meski suasana euforia masih terasa, Kompany tampak tenang namun penuh tekad. Ia menyadari bahwa membiarkan fokus timnya menurun sedikit saja bisa berakibat fatal bagi ambisi mereka di kompetisi lain.

"Musim belum berakhir. Masih ada hal-hal yang harus dimenangkan," kata Kompany. "PSG di Liga Champions, sang juara bertahan, mungkin itu tantangan terberat. Tapi sebelum itu kita punya Leverkusen.

Baca juga: Bayern Munich Kunci Gelar Juara Bundesliga ke-35 Usai Bungkam Stuttgart 4-2

Mantan kapten Manchester City tersebut menekankan bahwa standar di Bayern tidak membiarkan adanya rasa puas diri. 

“Saya tidak ingin berhenti di sini. Sekarang tibalah minggu-minggu yang menentukan. Kami menantikannya, tetapi kami juga tahu betapa sulitnya itu. Keyakinan kami ada di sana, dan itu sangat berharga dalam sepak bola,” tambahnya.

Menanti Leverkusen dan PSG

Alasan di balik peringatan Kompany sangat jelas. Pekan-pekan mendatang akan menjadi ujian terberat bagi skuad Die Roten. 

Pada tengah pekan ini, Bayern akan menjamu rival domestik mereka, Bayer Leverkusen, dalam laga semifinal DFB-Pokal yang diprediksi akan berlangsung sengit.

Namun, tantangan terbesar ada di panggung Eropa. Setelah melewati hadangan dramatis Real Madrid di babak perempat final, Bayern kini bersiap terbang ke Paris untuk menghadapi Paris Saint-Germain pada leg pertama semifinal Liga Champions tanggal 29 April mendatang.

Baca juga: Bayern Comeback atas Real Madrid, Kane: Malam yang Spesial

"Kita akan punya cukup waktu untuk merayakan apa yang telah kita raih, tetapi sekarang yang terpenting adalah apa yang masih bisa kita raih, jadi kita perlu fokus penuh," ujar Kompany.

"Para pemain harus memulihkan diri dan mempersiapkan pertandingan melawan Leverkusen. Tapi Anda bisa menikmati segelas anggur merah di malam hari dan pergi bekerja besok. Begitulah yang akan terjadi bagi kami. Kami akan merayakan, tetapi jelas bukan hari ini.”

Kekuatan Kedalaman Skuad

Kemenangan atas Stuttgart juga membuktikan kedalaman skuad yang dimiliki Bayern. Keputusan Kompany untuk melakukan rotasi dengan memasukkan Harry Kane dan Michael Olise dari bangku cadangan terbukti efektif mengubah jalannya laga. 

Kedalaman inilah yang menjadi kartu as Kompany dalam menjaga kebugaran pemain di tengah jadwal yang sangat padat.

Harry Kane, yang turut mencetak gol dalam laga penentuan gelar tersebut, mengamini ucapan pelatihnya. 

“Ini adalah musim yang fantastis bagi kami. Menyelesaikan liga dengan cara seperti ini, dan dengan gol-gol yang telah kami cetak, itu semua berkat mentalitas para pemain,” ucap kapten timnas Inggris tersebut. 

“Dari pertandingan pertama hingga terakhir, kami akan terus berjuang. Tentu saja, kami masih memiliki banyak hal untuk diperjuangkan di kompetisi lain. Semua kerja keras, semua hari bersama, ini semua sepadan, untuk menjadi juara lagi."

Dengan gelar Bundesliga yang sudah aman di lemari trofi, mata dunia kini tertuju pada Sabener Strasse untuk melihat apakah Vincent Kompany mampu menuntaskan misi ambisiusnya dan membawa Bayern Munich kembali merajai Eropa dan Jerman sekaligus.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!