PSG Melaju ke Final UCL usai Tahan Imbang Bayern Munich
Juara bertahan Paris Saint-Germain berhasil memastikan tempat mereka di final Liga Champions kedua berturut-turut setelah meredam gempuran hebat di Allianz Arena. Hasil imbang 1-1 melawan Bayern Munich sudah cukup membawa Les Parisiens unggul agregat tipis 6-5.
Dalam laga leg kedua semifinal yang sarat taktik dan ketangguhan lini belakang, gol kilat Ousmane Dembele di awal laga menjadi pukulan telak bagi tuan rumah. Meski Harry Kane berhasil menyamakan kedudukan di masa injury time, gol tersebut hanya menjadi hiburan bagi publik Bavaria yang harus meratapi kegagalan tim kesayangan mereka.
Dembele Bungkam Allianz Arena
Datang ke Munich dengan defisit satu gol (5-4) dari leg pertama yang kacau di Paris, Bayern diharapkan memulai laga dengan hati-hati. Namun, pendukung tuan rumah justru terdiam saat laga baru berjalan tiga menit.
Baca juga: Zaïre-Emery Janjikan Agresivitas PSG di Allianz Arena Lawan Bayern
Khvicha Kvaratskhelia melakukan kerja sama apik dengan Fabian Ruiz di lini tengah sebelum mengirimkan umpan silang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Dembele ke pojok atas gawang Manuel Neuer.
Gol tersebut memaksa skema Vincent Kompany berantakan. Bayern terpaksa keluar menyerang lebih awal. Jamal Musiala dan Michael Olise berkali-kali menguji ketangguhan Matvey Safonov di bawah mistar PSG, namun barisan pertahanan yang dipimpin Marquinhos tampil sangat solid menghadapi gelombang serangan Die Roten.
Disiplin Pertahanan Sang Juara
Di babak kedua, PSG memilih bermain lebih dalam dan mengandalkan serangan balik cepat melalui kecepatan Desire Doue. Luis Diaz dan Harry Kane memiliki beberapa peluang emas, namun penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat skor tidak berubah hingga mendekati akhir laga.
Baca juga: Memori Juara di Allianz, Enrique dan PSG Siap Ulangi Kejayaan Kontra Bayern
Kompany memasukkan talenta muda Lennart Karl dan penyerang Nicolas Jackson sebagai upaya terakhir. Tekanan hebat itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-94 saat Harry Kane melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti. Gol ke-55 Kane musim ini sempat menghidupkan harapan tipis bagi tuan rumah.
Menuju Budapest
Meski suasana stadion memanas di 90 detik terakhir. Saat peluit panjang dibunyikan, bangku cadangan PSG berhamburan ke lapangan merayakan keberhasilan mereka kembali ke partai puncak yang akan digelar 30 Mei mendatang di Puskas Arena, Budapest.
PSG kini akan menghadapi Arsenal di final, sebuah pertemuan klasik antara sang juara bertahan melawan The Gunners yang sukses menyingkirkan Atletico Madrid. Bagi Bayern, ambisi meraih treble musim ini harus kandas secara dramatis, menyisakan kompetisi domestik sebagai fokus terakhir mereka.