Neuer Sesalkan Kurangnya Naluri Pembunuh Bayern usai Disingkirkan PSG
Kapten sekaligus penjaga gawang veteran Bayern Munich, Manuel Neuer, memberikan evaluasi jujur yang pahit setelah timnya gagal melangkah ke final Liga Champions. Berbicara usai laga di Allianz Arena yang mulai sepi pada Kamis (7/5) dini hari WIB, Neuer mengakui bahwa timnya kalah dalam hal efisiensi di depan gawang jika dibandingkan dengan sang juara bertahan, Paris Saint-Germain.
Meskipun mendominasi penguasaan bola dan menciptakan serangkaian peluang emas, raksasa Bavaria tersebut hanya mampu bermain imbang 1-1, hasil yang membuat mereka tersingkir dengan agregat tipis 5-6.
Perbedaan di Kotak Penalti
Bagi Neuer, hasil pertandingan ini bukan tentang siapa yang bermain lebih indah, melainkan tentang siapa yang lebih mematikan saat peluang datang. Gol pembuka Ousmane Dembele di menit-menit awal menjadi bukti nyata betapa PSG tidak membutuhkan banyak kesempatan untuk menghukum lawan.
Baca juga: PSG Melaju ke Final UCL usai Tahan Imbang Bayern Munich
"Saya rasa kami kurang memiliki insting menyerang yang tajam hari ini," kata Neuer. "Kami tidak memiliki peluang emas hari ini, tetapi kami tetap menciptakan cukup peluang untuk mencetak gol."
Statistik memang mendukung klaim Neuer. Bayern mencatatkan lebih dari 15 percobaan tembakan, namun baru bisa membobol gawang Matvey Safonov melalui Harry Kane saat laga sudah memasuki masa injury time.
Dominasi Tanpa Hasil
Sepanjang 90 menit, Bayern mengurung pertahanan Les Parisiens. Jamal Musiala dan Michael Olise berkali-kali menembus lini belakang lawan, namun penyelesaian akhir yang terburu-buru dan kegigihan bek PSG membuat gol yang dinanti tak kunjung tiba hingga menit akhir.
Neuer menekankan bahwa dominasi lapangan tengah tidak berarti apa-apa jika tidak dibarengi peluang matang di depan gawang.
"Kami tidak memiliki banyak peluang emas, tetapi ketika Anda mendapatkan momen-momen itu... lihatlah Paris. Mereka benar-benar mematikan, mencetak lima gol seperti yang mereka lakukan di leg pertama," tambah Neuer.
Baca juga: Soal Comeback ke Timnas Jerman, Neuer: Saya Fokus dengan Bayern
"Itulah yang kami butuhkan hari ini dan saya pikir Anda bisa melihat bahwa kami sebenarnya hampir mencapai final, tetapi kami tidak mampu menyelesaikan pekerjaan itu.
"Gol kami sayangnya datang agak terlambat. Stadion ada di sana, kami juga ada di sana, tetapi saya pikir di area penalti Paris kami kurang klinis."
Tersingkirnya Bayern dari kompetisi elit Eropa ini mengakhiri harapan mereka untuk menyandingkan gelar Bundesliga dengan trofi Si Kuping Besar musim ini. Bagi Neuer dan rekan-rekannya, kini fokus beralih sepenuhnya untuk mengamankan gelar DFB-Pokal di sisa musim 2025-26.