Mbappe Pimpin Pesta Gol Real Madrid Saat Bantai Monaco 6-1
Real Madrid kembali menegaskan status mereka sebagai raja Eropa setelah menghancurkan mantan klub Kylian Mbappe, AS Monaco, dengan skor telak 6-1 di Santiago Bernabeu, Rabu (21/1) dini hari WIB. Dalam laga ketujuh fase liga Liga Champions 2025-26 ini, Los Blancos tampil tanpa celah, dipimpin oleh performa magis duet maut Vinicius Junior dan Kylian Mbappe.
Kemenangan ini membawa Madrid merangkak ke posisi kedua klasemen sementara dengan 15 poin, sekaligus memastikan langkah mereka selangkah lagi menuju babak 16 besar secara otomatis.
Reuni Pahit bagi Mbappe
Sorotan utama tertuju pada Kylian Mbappe yang menghadapi klub profesional pertamanya. Namun, sang penyerang tidak menunjukkan belas kasihan.
Mbappe tampil sebagai aktor utama dengan mencetak dua gol klinis yang membawa koleksi golnya di kompetisi musim ini menjadi 11 gol, membuatnya kokoh di puncak daftar top skor, jauh meninggalkan Erling Haaland dan Victor Osimhen.
Baca juga: Mourinho Tolak Mentah-Mentah Rumor Kembali ke Real Madrid
Vinicius Junior juga tampil spektakuler. Pemain asal Brasil tersebut tidak hanya mencetak satu gol lewat aksi individu yang memukau, tetapi juga mencatatkan dua asis yang memanjakan rekan-rekan setimnya dan satu umpan yang berbuah gol bunuh diri.
Efek Instan Mbappe dan Remaja Argentina
Real Madrid hanya butuh lima menit untuk membuka keunggulan. Mbappe membuktikan ketajamannya dengan menyelesaikan umpan tarik matang dari Federico Valverde. Gol tersebut seakan meruntuhkan mental barisan pertahanan Monaco yang dipimpin Thilo Kehrer.
Dominasi Madrid berlanjut di menit ke-26. Kerja sama apik antara Vinicius Junior dan Mbappe di sisi kiri diakhiri dengan penyelesaian klinis sang penyerang Prancis untuk gol keduanya malam itu. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, namun badai yang sesungguhnya baru saja dimulai di babak kedua.
Hanya enam menit setelah babak kedua dimulai, talenta muda Argentina Franco Mastantuono mencatatkan namanya di papan skor. Pemain berusia 18 tahun itu menunjukkan ketenangan luar biasa saat menceploskan bola hasil assist Vinicius. Situasi memburuk bagi Monaco pada menit ke-55 ketika Thilo Kehrer justru mencetak gol bunuh diri saat mencoba menghalau umpan silang mendatar dari Vinicius.
Vinicius dan Bellingham Lengkapi Pesta
Meski Monaco sempat mencuri gol hiburan melalui Jordan Teze di menit ke-72, Madrid tidak membiarkan lawan mereka bernapas lega. Vinicius Junior, yang tampil sebagai motor serangan sepanjang laga, akhirnya mendapatkan gol yang layak ia dapatkan di menit ke-63 setelah menerima sodoran bola dari Arda Guler.
Pesta gol ditutup oleh bintang Inggris, Jude Bellingham, sepuluh menit sebelum laga usai. Memanfaatkan umpan manja Fede Valverde, Bellingham mengecoh kiper Monaco sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.
Baca juga: Mbappe Bela Vinicius: "Kami Semua Bersalah, Jangan Hanya Salahkan Satu Orang"
Rekor Baru dan Harapan Arbeloa
Kylian Mbappe kini resmi menjadi pemain pertama yang mencapai dua digit gol di Liga Champions musim ini (11 gol), melampaui catatan Erling Haaland dan Victor Osimhen. Performa ini sekaligus meredam kritik yang sempat mengarah ke kamp Real Madrid dalam beberapa pekan terakhir.
“Ini adalah malam di mana Bernabéu telah menunjukkan bahwa ketika mereka mendukung tim mereka, Real Madrid menjadi lebih baik. Ketika Bernabéu berada di pihak kami, kami adalah tim yang hebat dan di semua malam besar, tidak masalah siapa pemainnya,” kata Arbeloa.
“Kami membutuhkan Bernabéu yang berpihak kepada kami. Kami tahu bahwa tuntutannya sangat besar. Kami tahu bahwa kami harus menjadi yang pertama bermain seperti yang kami lakukan hari ini, bekerja keras, dan tampil cemerlang. Saya sangat senang atas malam yang luar biasa bagi para pendukung Bernabéu dan para pemain Real Madrid.”
Kekalahan ini membuat AS Monaco terlempar ke posisi ke-20 klasemen dengan 9 poin, meninggalkan tugas berat bagi mereka untuk bisa bertahan di kompetisi ini saat melawan Juventus di laga terakhir.