Spotify Camp Nou menjadi saksi bisu keperkasaan Barcelona saat mereka menggilas Newcastle United dengan skor telak 7-2 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA, Kamis (19/3). Kemenangan fantastis ini memastikan langkah raksasa Catalan ke perempat final dengan keunggulan agregat meyakinkan 8-3.

Pasukan Hansi Flick menyajikan performa menyerang yang hampir sempurna, terutama di babak kedua, untuk menghancurkan harapan The Magpies yang sempat memberikan perlawanan sengit di paruh pertama.

Drama Lima Gol di Babak Pertama

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Raphinha membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-6 setelah memanfaatkan rentetan kesalahan di lini pertahanan Newcastle. Namun, tim tamu merespons dengan cepat melalui Anthony Elanga yang menyamakan kedudukan pada menit ke-15.

Barcelona kembali memimpin lewat gol gelandang muda Marc Bernal, namun sekali lagi Elanga menjadi momok bagi pertahanan Barca dengan mencetak gol keduanya di menit ke-29. 

Baca juga: Joan Laporta Menang Mutlak, Kembali Terpilih Sebagai Presiden Barcelona

Saat laga tampak akan berakhir imbang di babak pertama, drama terjadi di masa injury time. Pelanggaran terhadap Raphinha di kotak terlarang membuahkan penalti yang dieksekusi dengan dingin oleh Lamine Yamal. 

Gol tersebut tidak hanya membawa Barca unggul 3-2, tetapi juga mencatatkan Yamal sebagai pemain termuda yang mencapai 10 gol dalam sejarah Liga Champions.

Pesta Gol Selepas Jeda

Memasuki babak kedua, Barcelona benar-benar tidak terbendung. Newcastle yang mencoba tampil lebih terbuka justru menjadi santapan empuk bagi skema serangan balik cepat tuan rumah.

Fermin Lopez memperlebar jarak menjadi 4-2 pada menit ke-51 melalui penyelesaian akhir yang tenang usai menerima umpan manis dari Raphinha.

Setelah itu, panggung menjadi milik striker veteran Robert Lewandowski. Penyerang asal Polandia itu mencetak dua gol cepat dalam kurun waktu lima menit (menit ke-56 dan ke-61), yang sekaligus memecahkan rekor sebagai pemain tertua yang mencetak brace di fase gugur kompetisi ini.

Raphinha melengkapi malam indahnya dengan mencetak gol ketujuh Barcelona pada menit ke-72, memanfaatkan kesalahan koordinasi di lini belakang Newcastle yang sudah tampak kehilangan arah.

Baca juga: Xavi Ungkap Laporta Halangi Kepulangan Messi ke Barcelona

Rekor Kelam bagi Newcastle

Bagi Newcastle, kebobolan tujuh gol merupakan rekor terburuk mereka di kompetisi Eropa. Tim asuhan Eddie Howe harus mengakui perbedaan kelas yang mencolok di level tertinggi benua biru ini, meskipun mereka sempat menunjukkan semangat juang tinggi di awal laga.

Kekalahan ini juga memperpanjang catatan buruk klub-klub Inggris di Liga Champions musim ini, menyusul tersingkirnya Manchester City, Chelsea, dan Tottenham Hotspur di putaran yang sama.

Dengan performa yang kian solid, Barcelona kini menatap babak perempat final dengan penuh percaya diri. Mereka dijadwalkan akan menghadapi sesama wakil Spanyol, Atletico Madrid, yang secara meyakinkan berhasil menyisihkan Tottenham Hotspur.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!