Declan Rice Nyalakan Ambisi Arsenal Jelang Duel Penentuan Lawan Sporting
Menjelang laga krusial perempat final Liga Champions melawan Sporting CP, gelandang andalan Arsenal, Declan Rice, mengirimkan pesan penuh percaya diri kepada para pesaingnya. Rice menegaskan bahwa ia berada dalam fase di mana tidak ada batasan untuk apa yang bisa ia capai bersama skuad asuhan Mikel Arteta musim ini.
Arsenal menyambut wakil Portugal tersebut di Emirates Stadium pada Rabu malam dengan modal keunggulan agregat 1-0, berkat gol telat Kai Havertz di Lisbon pekan lalu. Bagi Rice, momentum ini adalah puncak dari keyakinan yang telah ia bangun sejak mendarat di London Utara.
Bermain Tanpa Ketakutan
Arsenal memegang keunggulan tipis 1-0 berkat gol dramatis Kai Havertz di Portugal pekan lalu. Namun, kekalahan beruntun di kancah domestik, termasuk tersingkir dari FA Cup oleh Southampton, telah menimbulkan tanda tanya mengenai ketahanan mental skuad asuhan Mikel Arteta.
Baca juga: Tanpa Rasa Takut, Arteta Pastikan Arsenal Berapi-api di UCL
“Saya rasa seiring berjalannya waktu, saya tahu tidak ada batasan untuk apa yang bisa saya capai,” kata Rice kepada Owen Hargreaves di acara The Breakdown TNT Sports.
“Saya tidak memikirkannya sepanjang waktu karena ada pertandingan setiap tiga hari, saya tidak bisa hanya duduk santai dan berpikir ‘Saya mungkin menang ini, saya mungkin menang itu.’ Semuanya berjalan cepat dan intens.
“Saya menyukai elemen itu karena begitu Anda memiliki kepercayaan diri, kepercayaan diri adalah segalanya. Begitu Anda memasuki setiap pertandingan dengan percaya diri dan energi, Anda tahu Anda akan bermain dengan baik.
“Itulah perasaan yang saya miliki tahun ini. Saya memasuki pertandingan dengan mengetahui bahwa saya merasa akan bermain dengan baik.
“Alih-alih berpikir negatif tentang apa pun, saya hanya merasa positif tentang pertandingan dan tentang apa yang dapat dilakukan tim ini. Saya pikir pola pikir itu membuat perbedaan besar.”
Pernyataan ini senada dengan instruksi Mikel Arteta, yang meminta para pemainnya bermain dengan "tanpa rasa takut" di bulan April yang menentukan ini. Bagi Arsenal, melangkah ke semifinal akan menjadi pencapaian terjauh mereka di kompetisi ini dalam hampir dua dekade.
Kekhawatiran Cedera Lini Tengah
Namun, kepercayaan diri Rice sedikit dibayangi oleh kondisi fisiknya. Sang gelandang dilaporkan melewatkan sesi latihan terbuka pada hari Selasa setelah mengalami benturan saat Arsenal kalah dari Bournemouth di liga akhir pekan lalu.
Absennya Rice akan menjadi pukulan telak bagi Arteta, terutama dengan absennya Martin Ødegaard dan Bukayo Saka karena cedera.
Baca juga: Arteta Sebut Gol Havertz Bisa Jadi Titik Balik Musim Arsenal
Jika Rice tidak dinyatakan fit, Arteta kemungkinan besar akan beralih ke Christian Norgaard dan Martin Zubimendi untuk mengamankan lini tengah melawan tim Sporting yang dikenal sangat berbahaya dalam transisi cepat.
Meskipun unggul satu gol, Arsenal sadar bahwa Sporting CP di bawah asuhan Rui Borges bukanlah lawan yang mudah menyerah. David Raya harus melakukan lima penyelamatan krusial di leg pertama untuk menjaga clean sheet, membuktikan bahwa keunggulan agregat tersebut sangatlah tipis.
Bagi Declan Rice dan Arsenal, laga melawan Sporting bukan sekadar tangga menuju semifinal, melainkan pernyataan sikap. Jika mereka mampu melewati ujian ini di tengah krisis cedera, batasan yang dibicarakan Rice mungkin memang benar-benar sudah tidak ada lagi.