Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kekhawatiran mengenai sikap maupun komitmen Lisandro Martinez meskipun bek asal Argentina tersebut baru saja terlibat dalam dua kontroversi beruntun. Carrick tetap memberikan dukungan kepada Martinez setelah sang pemain mengkritik manajemen klub dan kemudian menerima kartu merah dalam kekalahan 0-2 dari Chelsea.
Pernyataan tersebut disampaikan Carrick menjelang pertandingan Liga Champions melawan AS Roma di Old Trafford. Martinez diperkirakan tetap masuk dalam susunan pemain utama untuk pertandingan tersebut, meskipun aksinya di Stamford Bridge pada akhir pekan lalu memicu kritik tajam.
Carrick menegaskan bahwa kontroversi yang melibatkan Martinez tidak mengubah pandangannya terhadap dedikasi sang pemain kepada Manchester United. Menurutnya, kesalahan dan keputusan emosional merupakan bagian dari sepak bola, tetapi hal tersebut tidak otomatis menunjukkan kurangnya komitmen terhadap klub.
"Saya sama sekali tidak memiliki kekhawatiran mengenai komitmennya. Dalam sepak bola, terkadang seseorang melakukan sesuatu, mengambil keputusan, atau membuat kesalahan. Namun, komitmennya bukanlah masalah," ujar Carrick.
Baca juga: Meski Tekanan Meningkat, Carrick Tetap Tangani Manchester United Lawan Roma
Pembelaan tersebut datang setelah Martinez sebelumnya melontarkan kritik terbuka kepada direktur sepak bola Manchester United, Jason Wilcox. Bek berusia 28 tahun itu mempertanyakan dukungan manajemen dalam memperkuat skuad pada bursa transfer musim panas dan menilai tim membutuhkan investasi lebih besar agar mampu bersaing dengan klub-klub elite.
Komentar tersebut disampaikan setelah Manchester United kalah 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions pada pertengahan Oktober. Martinez kemudian mengadakan pembicaraan dengan Carrick dan jajaran manajemen sebelum menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia juga dilaporkan menerima denda internal dari klub.
Kontroversi Martinez kembali menjadi sorotan ketika Manchester United bertandang ke markas Chelsea pada Sabtu (31/10/2026). Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 0-2 bagi Setan Merah, sang bek menerima dua kartu kuning dalam rentang waktu singkat pada babak kedua.
Martinez lebih dahulu melakukan pelanggaran terhadap Morgan Rogers sebelum melakukan kontak menggunakan lengan bawahnya terhadap Wesley Fofana ketika berusaha menghalau situasi bola mati. Wasit kemudian memberikan kartu kuning kedua sekaligus mengusirnya dari lapangan.
Baca juga: Ten Hag Kritik Ronaldo, Sebut Karier Sudah Berakhir Sejak Tinggalkan Juventus
Pelanggaran tersebut juga berujung pada hadiah penalti untuk Chelsea yang berhasil dikonversi Cole Palmer. Bermain dengan 10 pemain, Manchester United semakin kesulitan mengejar ketertinggalan dan akhirnya harus meninggalkan Stamford Bridge tanpa poin.
Keputusan Martinez tersebut menuai kritik karena dinilai tidak perlu, terutama mengingat kondisi Manchester United yang sedang membutuhkan hasil positif. Kekalahan dari Chelsea juga memperpanjang tren buruk mereka menjadi sembilan pertandingan tanpa kemenangan di seluruh kompetisi.
Meski demikian, Carrick memilih tidak memperbesar persoalan disiplin tersebut. Ia justru menegaskan bahwa suasana ruang ganti masih positif dan para pemain tetap menunjukkan dukungan terhadap klub serta staf pelatih.
"Ruang ganti adalah tempat yang baik," ujarnya. "Persepsi itu hal yang unik. Anda bisa membuat sesuatu tampak dengan cara yang berbeda dan memikirkan berbagai hal yang juga berbeda.
"Komitmen para pemain terhadap klub, terhadap saya, dan terhadap satu sama lain—sama sekali tidak perlu diragukan. Kami memang perlu bermain lebih baik dan bisa mengambil keputusan yang lebih tepat, tetapi soal komitmen, itu sama sekali bukan masalah."
Carrick diperkirakan tetap mempercayakan tempat di lini belakang kepada Martinez ketika Manchester United menjamu AS Roma. Bek Argentina tersebut tidak terkena larangan bermain di Liga Champions akibat kartu merahnya di Premier League, sehingga masih tersedia untuk pertandingan di Old Trafford.
Baca juga: Ten Hag Sebut Manchester United Berpotensi Degradasi Musim Ini
Situasinya berbeda untuk laga Premier League berikutnya. Martinez harus menjalani skorsing ketika United menghadapi Aston Villa pada Minggu, 8 November 2026.
Carrick sendiri berada dalam tekanan besar akibat rentetan hasil buruk timnya. Manchester United menempati peringkat ke-17 Premier League dengan tujuh poin dari sembilan pertandingan, sementara di Liga Champions mereka berada di posisi ke-21 dengan hanya mengumpulkan tiga poin. Dua kekalahan dari Atletico Madrid dan Como membuat pertandingan melawan Roma semakin penting bagi masa depan perjalanan mereka di Eropa.