Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Penyerang Bayern Munich, Harry Kane, membuat pengakuan menarik menjelang pertandingan Liga Champions melawan Atletico Madrid. Meski baru saja meraih penghargaan Ballon d'Or 2026, kapten timnas Inggris tersebut mengaku bersedia menukar trofi individu paling bergengsi dalam sepak bola itu demi kesempatan mengangkat gelar Liga Champions bersama Bayern.
Kane menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Madrid pada Senin (2/11/2026), sehari sebelum Bayern menghadapi Atletico pada matchday keempat fase liga. Ia menegaskan bahwa pencapaian individu memang memiliki arti besar, tetapi keberhasilan bersama tim tetap menjadi prioritas utama dalam kariernya.
Kane baru saja mencatatkan pencapaian besar dengan memenangkan Ballon d'Or 2026. Ia menjadi pemain Inggris pertama sejak Michael Owen pada 2001 yang berhasil meraih penghargaan tersebut, setelah mengungguli Kylian Mbappe dan Lamine Yamal dalam pemungutan suara.
Penghargaan itu diberikan setelah Kane menjalani musim 2025-26 yang luar biasa bersama Bayern. Penyerang berusia 33 tahun tersebut mencetak 61 gol dalam 51 pertandingan kompetitif dan menjadi salah satu pemain paling produktif di Eropa.
Baca juga: Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
Meski demikian, Kane mengakui bahwa keberhasilan memenangkan Liga Champions akan memberikan kepuasan yang berbeda. Ia ingin merasakan pengalaman mengangkat trofi bersama rekan-rekan setim dan merayakan pencapaian besar tersebut sebagai sebuah klub.
"Trofi bersama tim adalah alasan kami bermain sepak bola. Aspek kebersamaan dalam olahraga ini sangat penting," ujar Kane.
"Ballon d'Or pekan lalu merupakan salah satu perasaan terbaik dalam hidup dan karier saya. Namun, bisa merasakan momen bersama tim, merayakannya dengan klub, serta mengangkat trofi Liga Champions bersama Bayern akan menjadi sesuatu yang luar biasa."
Ketika ditanya penghargaan mana yang akan dipilih apabila harus menentukan salah satunya, Kane tidak ragu memberikan jawabannya.
"Saya akan memilih Liga Champions. Namun, saya berada dalam situasi yang memungkinkan untuk meraih keduanya. Kita lihat saja apa yang akan terjadi," tambahnya.
Kane memang telah meraih sejumlah gelar sejak bergabung dengan Bayern pada Agustus 2023. Ia membantu klub Jerman tersebut memenangkan dua gelar Bundesliga dan DFB-Pokal, tetapi trofi Liga Champions masih belum masuk dalam koleksi prestasinya.
Bayern sebenarnya sudah beberapa kali mendekati gelar tersebut sejak kedatangan Kane. Pada musim lalu, mereka berhasil mencapai semifinal sebelum disingkirkan Paris Saint-Germain dengan agregat 5-6. Kane sendiri mencetak 14 gol dalam 13 penampilan di Liga Champions 2025-26, termasuk enam gol pada fase gugur.
Keinginan Kane untuk menjuarai kompetisi elite Eropa juga bukan sesuatu yang baru. Dalam wawancara dengan UEFA pada Oktober lalu, ia mengungkapkan bahwa Liga Champions menjadi salah satu target utama sejak memutuskan meninggalkan Tottenham Hotspur dan bergabung dengan Bayern.
Kesempatan untuk mewujudkan ambisi tersebut kembali terbuka pada musim 2026-27. Bayern termasuk salah satu kandidat kuat juara dan Kane berharap pengalaman serta produktivitasnya dapat membantu klub mencapai partai final.
Baca juga: Kompany Keluar dari Rumah Sakit Setelah Kolaps di Tempat Latihan Bayern Munich
Pertandingan melawan Atletico Madrid juga memiliki makna tersendiri bagi sang striker. Laga tersebut berlangsung di Riyadh Air Metropolitano, stadion tempat Kane mengalami kekalahan pada final Liga Champions 2018-19 bersama Tottenham setelah takluk 0-2 dari Liverpool.
Meskipun lebih memilih gelar Liga Champions apabila harus menentukan satu penghargaan, Kane tidak menganggap Ballon d'Or sebagai pencapaian yang ingin segera ia tinggalkan. Ia justru menyadari bahwa musim ini masih memberinya kesempatan untuk menambah koleksi penghargaan individu sekaligus meraih kesuksesan bersama Bayern.
Pernyataan tersebut juga memperlihatkan ambisi Kane untuk melengkapi perjalanan kariernya. Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik dunia tanpa gelar Liga Champions, ia kini memiliki kesempatan untuk menjawab tantangan tersebut bersama salah satu klub terbesar Eropa.
Bagi Kane, memenangkan Ballon d'Or telah menjadi pencapaian luar biasa. Namun, mengangkat trofi Liga Champions bersama Bayern berpotensi menjadi momen yang tidak kalah istimewa, sekaligus mempertegas bahwa kesuksesan kolektif tetap berada di atas penghargaan pribadi.