Pelatih Newcastle United, Matthias Jaissle, mengakui para pemainnya gagal menjalankan instruksi taktik yang telah dipersiapkan sebelum pertandingan melawan Everton. Ia merasa frustrasi setelah The Magpies menelan kekalahan 0-1 di St James' Park dalam lanjutan Premier League 2026-27, Senin (2/11/2026) malam waktu setempat.

Gol Thierno Barry pada menit ke-49 memastikan kemenangan Everton sekaligus memperpanjang periode sulit Newcastle. Namun, bagi Jaissle, persoalan utama bukan sekadar hasil akhir, melainkan ketidakmampuan timnya menerapkan pendekatan permainan yang sudah dilatih sepanjang pekan.

Pelatih asal Jerman tersebut menilai Newcastle seharusnya tampil lebih agresif ketika melakukan tekanan tinggi dan berani membangun serangan melalui umpan-umpan pendek. Sebaliknya, mereka terlalu sering mengandalkan bola panjang yang justru memudahkan pertahanan Everton mengantisipasi serangan. 

Pemain Gagal Jalani Instruksi

Jaissle mengungkapkan bahwa performa Newcastle dalam sesi latihan sebenarnya sudah menunjukkan perkembangan positif. Ia telah mempersiapkan sejumlah pola serangan untuk membongkar pertahanan Everton, termasuk menciptakan situasi dua lawan satu di area tertentu.

Baca juga: Everton Bungkam Newcastle 1-0, Thierno Barry Jadi Pembeda di St James’ Park

Namun, rencana tersebut tidak terlihat ketika pertandingan berlangsung. Newcastle dinilai kurang berani memainkan bola dari bawah dan gagal memberikan tekanan secara konsisten kepada lawan.

"Kami memiliki identitas yang jelas tentang bagaimana ingin bermain sepak bola. Terutama di kandang, kami ingin menekan lawan setinggi mungkin," ujar Jaissle dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Ia kemudian menyoroti keputusan para pemain yang terlalu sering melepaskan umpan panjang. Menurutnya, pendekatan tersebut bertolak belakang dengan instruksi yang telah diberikan sebelum pertandingan.

"Hari ini Anda melihat bahwa kami tidak cukup berani untuk benar-benar tampil habis-habisan, mengambil langkah-langkah terakhir, dan memaksa lawan melakukan kesalahan. Selain itu, saat menguasai bola, rencana kami bukanlah dengan melepaskan umpan-umpan jauh,” tambahnya.

"Kami telah membahas pola permainan, cara menciptakan masalah bagi lawan, serta bagaimana menciptakan situasi 2 lawan 1 di lapangan. Namun sekali lagi, tidak banyak yang terlihat hari ini sepanjang 90 menit pertandingan. Ini adalah aspek yang perlu kami perbaiki."

Tanggung Jawab atas Hasil Buruk

Meski melontarkan kritik terhadap pelaksanaan instruksi para pemain, Jaissle menegaskan bahwa dirinya tetap bertanggung jawab atas penampilan tim. Ia menyadari bahwa tugasnya sebagai pelatih adalah memastikan para pemain memahami dan mampu menerapkan strategi yang telah disiapkan.

Baca juga: Hajar Newcastle United 3-1, Everton Melaju ke Perempat Final Carabao Cup

Sang pelatih juga menilai kurangnya kepercayaan diri turut memengaruhi keputusan pemain di lapangan. Kondisi tersebut tidak hanya terlihat pada pemain muda, tetapi juga beberapa anggota skuad yang lebih berpengalaman.

Jaissle meminta seluruh anggota tim tetap bersatu dan segera melakukan evaluasi. Ia berharap para pemain mampu memperbaiki respons mereka agar situasi tidak semakin memburuk.

"Saya memahami reaksi para pendukung setelah penampilan seperti itu. Itulah kenyataannya dan saya bertanggung jawab atas situasi ini," jelas Jaissle. Ia menambahkan bahwa tim harus bekerja keras memperbaiki banyak aspek permainan sebelum pertandingan berikutnya. 

Kekalahan dari Everton membuat Newcastle tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan 11 poin dari sembilan pertandingan. Mereka juga baru meraih satu kemenangan dari lima pertandingan kandang di Premier League musim ini, sebuah catatan yang semakin meningkatkan tekanan terhadap Jaissle. 

Tantangan berikutnya bagi Newcastle adalah pertandingan tandang melawan Fulham pada Sabtu, 7 November 2026. Jaissle membutuhkan respons positif dari para pemainnya, bukan hanya untuk memperbaiki posisi di klasemen, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri skuad dan para pendukung di St James' Park.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!