Atleti Tutup Tahun 2025 dengan Gemilang Kemenangan 2-0 di Kandang Girona
Atlético Madrid menutup kalender tahun ini dengan pernyataan tegas setelah melibas tuan rumah Girona 3-0 di Estadi Montilivi pada hari Minggu (21/12). Gol jarak jauh yang spektakuler dari kapten Koke, disusul torehan dari Conor Gallagher dan Antoine Griezmann, memastikan skuad asuhan Diego Simeone tetap memanaskan persaingan gelar juara La Liga musim 2025-26.
Kemenangan ini membawa Los Colchoneros naik ke posisi ketiga dengan koleksi 37 poin, memberikan tekanan kepada dua tim di atasnya saat liga memasuki jeda musim dingin. Bagi Girona, kekalahan ini semakin memperburuk situasi mereka di zona merah, tertahan di peringkat ke-18 setelah paruh pertama musim yang penuh perjuangan.
Roket dari Sang Kapten
Tim tamu tidak butuh waktu lama untuk menunjukkan dominasi mereka. Pada menit ke-13, bek Girona Arnau Martínez gagal menyapu bola dengan sempurna dari sisi kanan.
Bola liar jatuh tepat di hadapan Koke di luar kotak penalti. Tanpa ragu, sang gelandang veteran melepaskan tembakan keras kaki kanan yang melesat melewati Paulo Gazzaniga dan bersarang tepat di pojok atas gawang. Itu adalah gol khas era Simeone, menghukum kelalaian pertahanan lawan dengan efisiensi klinis.
Baca juga: Copa del Rey: Atletico Madrid Susah Payah Taklukkan Perlawanan Baleares 3-2
Kontribusi Signifikan Gallagher
Girona nyaris menyamakan kedudukan sepuluh menit berselang melalui upaya jarak dekat Axel Witsel, namun Jan Oblak melakukan penyelamatan refleks satu tangan yang luar biasa.
Setelah meredam tekanan tuan rumah, Atleti menggandakan keunggulan sebelum turun minum. Conor Gallagher, yang masuk lebih awal menggantikan Nico González yang cedera, mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-38.
Pemain asal Inggris tersebut menerima umpan dari Julián Alvarez di tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan yang berbelok arah setelah mengenai Vitor Reis, mengecoh Gazzaniga sebelum bola bergulir masuk ke gawang.
Griezmann Berikan Sentuhan Akhir
Babak kedua menjadi panggung bagi Atlético dalam menunjukkan manajemen pertandingan yang berkelas. Mereka bermain lebih dalam, menyerap serangan-serangan sporadis Girona sembari menunggu celah untuk serangan balik yang mematikan.
Gol penutup tercipta di masa injury time. Antoine Griezmann, yang masuk sebagai pemain pengganti di 15 menit terakhir, melakukan kerja sama satu-dua yang apik dengan sesama pemain pengganti, Giacomo Raspadori. Penyerang Prancis itu merangsek masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar kaki kiri ke tiang jauh, mencetak gol liga keenamnya musim ini.
Baca juga: Atlético Madrid Curi Tiga Poin Dramatis di Markas PSV Eindhoven
Simeone Puas
Diego Simeone tampak sangat puas dengan profesionalisme yang ditunjukkan anak asuhnya. Dalam konferensi pers setelah laga, ia menyatakan bahwa timnya ingin mengakhiri tahun dengan tingkat fokus seperti ini.
Ia mengamati bahwa kolektivitas tim terus berkembang dan menekankan betapa krusialnya peran pemain seperti Antoine dan Conor yang mampu memberikan dampak instan meski datang dari bangku cadangan.
“Saya rasa yang perlu digarisbawahi adalah kemajuan yang telah dicapai, dari yang sedikit menjadi lebih banyak, dan terus meningkat; semoga kita bisa mempertahankannya. Ini tidak akan mudah, karena jelas lawan-lawan kita di kandang maupun tandang sangat kompetitif dan kita harus terus berusaha mempertahankan level ini,” kata Simeone.
Atlético Madrid akan kembali beraksi pada 5 Januari melawan Real Sociedad, sebelum bertolak ke Arab Saudi untuk melakoni partai semifinal Supercopa de España melawan Real Madrid.