Real Madrid Jadi Klub dengan Pendapatan Tertinggi di 2026
Kekuatan finansial Real Madrid masih belum tertandingi di jagat sepak bola. Berdasarkan laporan tahunan Deloitte Football Money League edisi ke-29 yang dirilis Kamis (22/1), raksasa Spanyol tersebut tetap kokoh sebagai klub dengan pendapatan terbesar di dunia selama musim 2024-25.
Namun, kejutan besar datang dari tanah Inggris. Untuk pertama kalinya dalam sejarah laporan ini, Liverpool FC berhasil menggeser dominasi rival-rival domestiknya untuk menjadi klub Premier League dengan pendapatan tertinggi, sekaligus menandai pergeseran hierarki finansial di kompetisi terkaya di dunia tersebut.
Real Madrid Tembus Batas €1 Miliar
Real Madrid terus mengukir sejarah tidak hanya di lapangan hijau, tetapi juga di buku kas. Los Blancos mencatatkan pendapatan fantastis sebesar €1,16 miliar, meningkat 11% dari tahun sebelumnya.
Baca juga: Bungkam Cemoohan, Vinicius Tampil Gemilang Saat Madrid Bantai Monaco
Keberhasilan ini didorong oleh strategi komersial yang agresif, di mana pendapatan dari sponsor dan merchandising saja mencapai €594 juta. Selain itu, transformasi Stadion Santiago Bernabéu menjadi pusat hiburan sepanjang tahun terbukti menjadi mesin uang baru bagi klub asuhan Florentino Pérez tersebut.
Liverpool Pimpin Takhta Premier League
Di Inggris, Liverpool mencatatkan sejarah baru dengan duduk di peringkat kelima global (pendapatan €836,1 juta). Keberhasilan The Reds menjuarai Premier League musim lalu serta kembalinya mereka ke kasta tertinggi kompetisi Eropa menjadi faktor utama lonjakan pendapatan ini.
Pencapaian Liverpool ini sekaligus menggulingkan Manchester City dan Manchester United dari puncak daftar klub Inggris. Manchester City turun ke posisi keenam global (€829,3 juta). Sementara Manchester United merosot ke posisi kedelapan (€793,1 juta), peringkat terendah mereka sejak Money League dimulai 29 tahun lalu. Di antara mereka terdapat Arsenal dengan €821,7 juta.
Krisis Finansial di Old Trafford?
Kemerosotan Manchester United menjadi sorotan tajam dalam laporan Deloitte tahun ini. Tanpa kompetisi Liga Champions pada musim 2024-25, pendapatan siaran mereka anjlok sekitar €50 juta.
Manchester United telah menduduki puncak klasemen pendapatan pertandingan sebanyak 10 kali, terakhir pada tahun 2017.
Pendapatan pertandingan mereka juga akan menurun musim ini karena mereka tidak terlibat dalam kompetisi Eropa dan telah tersingkir dari Piala FA dan Piala Liga pada hambatan pertama.
"Jika Anda melihat kembali 10 atau 15 tahun yang lalu, dan Anda melihat pendapatan pertandingan Manchester United, mereka adalah pemimpin industri," kata Tim Bridge, lead partner dari Deloitte Sports Business Group.
Baca juga: Casemiro Umumkan Tinggalkan Manchester United pada Akhir Musim
"Jika Anda melihat kemampuan mereka untuk menghasilkan pendapatan komersial, itu adalah tolok ukur yang kemudian digunakan semua orang untuk menetapkan strategi mereka di pasar. Saya rasa itu tidak lagi berlaku."
Enam tim Premier League masuk dalam 10 besar dunia, dengan Tottenham berada di peringkat kesembilan dengan €672,6 juta dan Chelsea di peringkat kesepuluh dengan €584,1 juta.
Top 10 Deloitte Football Money League (Musim 2024-25)
Real Madrid: €1,16 miliar
FC Barcelona: €974,8 juta
Bayern Munich: €860,6 juta
Paris Saint-Germain: €837 juta
Liverpool: €836,1 juta
Manchester City: €829,3 juta
Arsenal: €821,7 juta
Manchester United: €793,1 juta
Tottenham: €672,6 juta
Chelsea: €584,1 juta