Di tengah keriuhan bursa transfer musim dingin yang baru saja mendingin, sebuah pengumuman mengejutkan datang dari De Kuip. Raheem Sterling, mantan pemain sayap lincah Manchester City dan Chelsea, secara resmi telah bergabung dengan raksasa Belanda, Feyenoord, dengan kontrak hingga akhir musim 2025/26.

Kepindahan ini menandai babak baru bagi pemain berusia 31 tahun tersebut, yang akan menjalani pengalaman pertamanya bermain di luar kompetisi Inggris. Sterling bergabung dengan status free transfer setelah mencapai kesepakatan untuk memutus kontraknya dengan Chelsea lebih awal pada akhir Januari lalu.

Faktor Robin van Persie

Dibalik layar, sosok Robin van Persie yang kini menjabat sebagai pelatih kepala Feyenoord, memainkan peran krusial. 

Baca juga: Akhir dari Masa Pengasingan, Sterling dan Chelsea Sepakat Putuskan Kontrak

Legenda Arsenal dan Manchester United tersebut kabarnya secara personal meyakinkan Sterling bahwa proyek di Rotterdam adalah tempat terbaik bagi sang winger untuk membangkitkan kembali performanya.

"Sebagai pemain bebas transfer, untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, saya memiliki kesempatan untuk mengendalikan langkah selanjutnya," kata Sterling.

"Saya ingin meluangkan waktu untuk berbicara dengan klub dan pelatih kepala mereka untuk lebih memahami peran yang mereka bayangkan untuk saya dan memastikan bahwa saya dapat memberikan nilai tambah yang nyata di babak selanjutnya ini."

"Rekam jejak sepak bolanya berbicara sendiri: dia adalah pemain yang kualitasnya dapat mengubah hasil pertandingan tanpa diragukan lagi, dan saya yakin dia akan menjadi tambahan yang berharga bagi tim saat kami berupaya mencapai tujuan kami di paruh kedua musim ini," tambahnya.

Van Persie pun tak segan memberikan pujian tinggi bagi anak asuh barunya tersebut, menyebut Sterling sebagai pemain yang memiliki kualitas untuk mengubah hasil pertandingan dalam sekejap.

“Tentu saja, ini adalah pencapaian fantastis bahwa kami berhasil meyakinkan pemain sekaliber Raheem untuk bergabung dengan kami,” kata Van Persie.

“Rekam jejak sepak bolanya berbicara sendiri: dia adalah pemain yang kualitasnya dapat mengubah hasil pertandingan tanpa diragukan lagi, dan saya yakin dia akan menjadi tambahan yang berharga bagi tim.”

Dari "Bomb Squad" ke Perebutan Juara Eredivisie

Perjalanan Sterling dalam 18 bulan terakhir tergolong berat. Setelah dipinjamkan ke Arsenal musim lalu yang berakhir kurang memuaskan, ia sempat terasingkan di Stamford Bridge dan masuk dalam daftar pemain yang harus berlatih terpisah di bawah arahan Enzo Maresca dan kemudian Liam Rosenior.

Kini, Sterling menukar kostum biru London dengan warna merah-putih kebanggaan Rotterdam. Tugasnya tidak mudah; Feyenoord saat ini tengah bersaing ketat di posisi kedua klasemen Eredivisie, mencoba mengejar ketertinggalan 17 poin dari PSV Eindhoven yang masih kokoh di puncak.

Baca juga: Kasih Debut ke Anak Sendiri di Feyenoord, Van Persie Tegaskan Bukan Nepotisme

Debut yang Dinanti

Publik De Kuip tidak perlu menunggu lama untuk melihat aksi pemilik 82 caps timnas Inggris ini. Sterling diprediksi akan masuk ke dalam skuad untuk laga kandang melawan Go Ahead Eagles pada Minggu, 15 Februari 2026.

Menariknya, kepindahan ini juga membuka peluang bagi Sterling untuk berhadapan dengan beberapa penggawa Timnas Indonesia di Eredivisie, termasuk kiper Ajax, Maarten Paes, dalam duel klasik De Klassieker pada Maret mendatang.

Apakah tangan dingin Van Persie mampu mengembalikan sentuhan emas Sterling yang pernah membawa Manchester City meraih empat gelar Premier League? Kita akan segera melihat jawabannya di lapangan hijau.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!