Pemimpin klasemen Premier League, Arsenal, bersiap mengalihkan fokus ke ajang Piala FA setelah hasil mengecewakan di pertengahan pekan. Manajer Mikel Arteta telah mengonfirmasi akan melakukan perombakan skuad saat menjamu tim League One, Wigan Athletic, di Emirates Stadium pada Minggu (15/2).

Langkah ini diambil menyusul hasil imbang 1-1 yang mengecewakan saat bertandang ke markas Brentford pada Jumat (13/2) dini hari WIB. Gol dari Noni Madueke sempat memberi harapan bagi The Gunners, namun balasan dari Keane Lewis-Potter memaksa Arsenal pulang dengan hanya satu poin, memperkecil keunggulan mereka di puncak klasemen menjadi empat poin di atas Manchester City.

Misi Bangkit dan Jaga Kebugaran

Bagi Arteta, laga putaran keempat Piala FA ini adalah momen krusial untuk mengembalikan momentum kemenangan sekaligus mengistirahatkan pilar utama yang mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan.

Baca juga: Arsenal Terpeleset, Lewis-Potter Buyarkan Kemenangan di Kandang Brentford

"Ya, itulah yang telah kami lakukan, mencoba memastikan bahwa setiap orang menjadi bagian penting dari apa yang kami lakukan di berbagai kompetisi. Hari Minggu akan sama," kata Arteta soal rotasi skuad.

"Setiap tiga hari kami semakin terbiasa bermain di kompetisi yang berbeda, kandang atau tandang. Kami tahu apa arti kompetisi itu bagi klub, bagi diri kami sendiri."

Arsenal memegang rekor 14 trofi Piala FA, namun mereka belum pernah lagi melaju lebih jauh dari putaran keempat sejak terakhir kali menjadi juara pada musim 2019/20, tahun pertama Arteta menjabat sebagai manajer.

"Kami belum cukup bagus pada hari itu dan ketika Anda datang ke sebuah kompetisi, Anda harus tampil luar biasa pada hari itu," ujar Arteta.

"Jadi kami harus membuktikan itu lagi melawan Wigan pada hari Minggu."

Peluang bagi Darah Muda

Absennya sejumlah pemain kunci karena cedera, seperti Mikel Merino yang mengalami masalah kaki dan Kai Havertz dengan gangguan otot, membuka pintu bagi para pemain muda dan pelapis.

Myles Lewis-Skelly: Pemain berusia 19 tahun ini diprediksi akan mengisi peran di lini tengah, posisi aslinya yang selama ini sering tergeser ke bek kiri.

Eberechi Eze: Setelah ditarik keluar secara taktis di babak pertama laga kontra Brentford, pemain bernilai £68 juta ini diharapkan tampil sejak awal untuk membuktikan kualitasnya.

Ben White & Gabriel Martinelli: Keduanya kemungkinan akan diturunkan sebagai starter setelah memulai laga dari bangku cadangan pada tengah pekan lalu.

"Saya pikir dia mengalami momen-momen sulit dan tidak mudah ketika Anda pindah ke klub baru, selalu seperti ini," ucap Arteta.

"Ketika Anda bermain melawan tim seperti ini dan bola sering kali tidak berada di tanah dan Anda harus terus-menerus mematahkan permainan dan melakukan itu, terutama untuk pemain menyerang dan kreatif, itu lebih sulit."

Baca juga: Arteta Sebut Guardiola Manajer Terbaik di Tengah Panasnya Persaingan Gelar

Sebaliknya, Wigan Athletic datang ke London Utara dalam kondisi yang kurang ideal. Berada di posisi tiga terbawah League One dan baru saja berpisah dengan manajer Ryan Lowe, The Latics akan dipimpin oleh pelatih sementara Glenn Whelan. 

Meski berstatus underdog, Wigan tentu tidak boleh diremehkan oleh skuad rotasi Arsenal.

Dengan final Carabao Cup dan babak 16 besar Liga Champions yang juga sudah menanti, kemenangan meyakinkan atas Wigan sangat dibutuhkan untuk menjaga moral tim tetap tinggi dalam perburuan quadruple musim ini.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!