Kekalahan 2-3 Chelsea dari Arsenal pada leg pertama semifinal Carabao Cup di Stamford Bridge menyisakan awan mendung di atas gawang The Blues. Fokus tajam tertuju pada kiper Robert Sanchez yang melakukan dua kesalahan fatal, namun manajer baru Chelsea, Liam Rosenior, menolak membiarkan pemainnya menjadi sasaran tembak sendirian.

Dalam konferensi pers pasca-pertandingan yang emosional, Rosenior justru mengambil tanggung jawab penuh. Ia menegaskan bahwa kesalahan individu yang terjadi adalah konsekuensi dari perubahan gaya main yang ia instruksikan sejak tiba di London Barat pekan lalu.

Kesalahan yang Berakibat Fatal

Laga baru berjalan tujuh menit saat Sanchez gagal mengantisipasi tendangan sudut Declan Rice, membiarkan Ben White menyundul bola ke gawang yang kosong. 

Mimpi buruk berlanjut di awal babak kedua ketika kiper asal Spanyol itu gagal menangkap umpan silang mendatar Ben White dengan sempurna, yang kemudian disambar oleh Viktor Gyokeres untuk gol kedua Arsenal.

Baca juga: Carabao Cup: Arsenal Bungkam Chelsea 3-2 pada Leg Pertama Semifinal

"Ini adalah gol tim, bukan hanya tanggung jawab Rob [Sanchez]," katanya. "Saya meminta Rob untuk melakukan hal-hal yang belum pernah dia lakukan sebelumnya. Saya mengatakan kepadanya sebelum pertandingan, dan saya menjelaskan ini dengan sangat jelas, ketika pemain saya melakukan kesalahan, saya bertanggung jawab. Itu tanggung jawab saya.”

"Itu adalah pertandingan pertama Rob bersama saya, saya baru bekerja dengannya selama dua hari. Saya harus memberikan pengaruh saya pada tim. Itulah mengapa saya di sini.”

“Saya sangat yakin bahwa dalam jangka panjang kita akan berkembang sebagai tim dengan pesan-pesan yang kita berikan kepadanya dalam setiap permainan. Tugas saya adalah membantu mereka, bukan menyalahkan mereka."

Penyelamatan yang Menjaga Asa

Meskipun Sanchez menjadi sorotan atas dua gol awal, Rosenior juga mengingatkan publik akan penyelamatan krusial yang dilakukan sang kiper di babak kedua saat kedudukan 3-1. Sanchez menepis tembakan voli jarak dekat dari Mikel Merino yang berpotensi menyudahi perlawanan Chelsea lebih awal.

"Dia melakukan penyelamatan di babak kedua yang benar-benar kelas dunia. Itu bisa saja membuat kami tersingkir dari pertandingan. Dia akan berkembang dalam hal pemahamannya,” tambahnya.

"Ada banyak hal positif dalam penampilan Rob. Yang perlu Anda ketahui tentang saya adalah saya melindungi pemain saya. Saya memintanya untuk melakukan berbagai hal. Jika dia melakukan kesalahan, karena melakukan apa yang saya minta, itu adalah tanggung jawab saya."

Baca juga: Ujian Sesungguhnya Rosenior: Chelsea Siap Ladeni Arsenal di Semifinal Carabao Cup

Dua Gol Garnacho Beri Harapan

Beruntung bagi Chelsea, masuknya Alejandro Garnacho sebagai pemain pengganti memberikan nafas baru. Pemain internasional Argentina tersebut mencetak dua gol yang memperkecil margin kekalahan menjadi 2-3, memberikan harapan bagi skuad asuhan Rosenior untuk membalikkan keadaan di Emirates Stadium pada leg kedua Februari mendatang.

Namun, pekerjaan rumah besar menanti Rosenior. Dengan cedera yang menghantam pilar utama seperti Cole Palmer dan Reece James, serta suspensi Moises Caicedo, Rosenior harus segera menemukan keseimbangan antara filosofi yang ia usung dengan stabilitas di lini pertahanan agar tidak kembali dihukum oleh efisiensi Arsenal.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!