Tuchel Tak Jamin Foden Masuk Skuad Inggris di Piala Dunia 2026
Masa depan Phil Foden di tim nasional Inggris kini berada di ujung tanduk. Manajer Three Lions, Thomas Tuchel, memberikan peringatan keras bahwa bintang Manchester City tersebut tidak memiliki jaminan untuk mendapatkan tempat dalam skuat final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Utara musim panas ini.
Pernyataan mengejutkan ini muncul setelah Inggris melakoni dua laga persahabatan di Wembley yang berakhir mengecewakan, imbang 1-1 melawan Uruguay dan kalah 0-1 dari Jepang. Foden, yang kini berusia 25 tahun, tampil sebagai starter dalam kedua pertandingan tersebut namun gagal memberikan dampak signifikan di lapangan.
Performa yang Memudar di Bawah Kendali Tuchel
Sejak Thomas Tuchel mengambil alih kursi kepelatihan pada awal tahun lalu, Foden tampak kesulitan menyesuaikan diri dengan sistem taktis sang pelatih asal Jerman tersebut.
Dalam laga melawan Uruguay, Foden ditempatkan sebagai pemain nomor 10, sementara saat menghadapi Jepang, ia dipasang sebagai penyerang false 9.
Baca juga: Gol Mitoma Bawa Jepang Kalahkan Inggris di Wembley
Tuchel mengakui bahwa secara sikap, Foden tetaplah profesional yang luar biasa, namun efektivitasnya di atas lapangan menjadi tanda tanya besar.
"Itu bukan jaminan bahwa dia akan masuk skuad," kata Tuchel.
"Jelas dia tidak banyak mendapat menit bermain untuk City baru-baru ini, lalu dia datang ke kamp dengan senyum paling cerah dan sangat bagus dalam latihan," tambah pelatih asal Jerman itu.
"Dan saya pikir dia akan mengejutkan kami dan akan bermain dengan semangat dan antusiasme yang sama, tetapi, ya, dia kesulitan untuk memberikan dampak penuh."
Krisis Menit Bermain di Manchester City
Salah satu faktor utama yang memperburuk situasi Foden adalah kurangnya waktu bermain di level klub. Musim 2025/26 menjadi periode sulit bagi sang gelandang kreatif di bawah asuhan Pep Guardiola.
Foden tercatat hanya menjadi starter sebanyak dua kali di Premier League sejak pertengahan Januari. Bahkan, ia hanya menjadi penonton di bangku cadangan saat Manchester City tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions oleh Real Madrid.
Fakta bahwa Foden belum mencetak gol baik untuk klub maupun negara sejak Desember 2024 menjadi statistik yang sangat mengkhawatirkan bagi seorang pemain dengan kaliber dirinya.
Persaingan Ketat di Lini Serang Inggris
Keputusan Tuchel untuk mencoret Foden bukanlah tanpa alasan. Saat ini, stok gelandang serang dan penyerang sayap Inggris sangat melimpah.
Nama-nama seperti Jude Bellingham dan Cole Palmer kini dianggap lebih krusial dalam skema Tuchel. Selain itu, performa impresif dari Morgan Rogers dan Eberechi Eze semakin mempersempit ruang bagi Foden.
Baca juga: Tuchel Akui Inggris Kehilangan Taji Tanpa Kane usai Kalah dari Jepang
Ketika ditanya apakah ia berani meninggalkan pemain bintang yang sedang dalam performa buruk untuk turnamen sebesar Piala Dunia, Tuchel menjawab dengan lugas.
"Tentu saya bisa (meninggalkan pemain bintang). Pertanyaannya adalah apakah kami akan melakukannya," tegas Tuchel.
Akhir dari Sebuah Era atau Motivasi Baru?
Bagi publik sepak bola Inggris, kemungkinan absennya Foden di Piala Dunia 2026 adalah sebuah kejutan besar. Pemain yang pernah dianggap sebagai talenta terbaik generasinya ini kini harus berpacu dengan waktu di sisa musim kompetisi untuk membuktikan kelayakannya.
Jika performanya di Manchester City tidak segera membaik sebelum pengumuman skuat final pada akhir Mei mendatang, Foden terancam hanya akan menjadi penonton saat rekan-rekannya berjuang mengejar trofi di tanah Amerika. Bagi Tuchel, ini adalah pesan tegas: di bawah kepemimpinannya, reputasi masa lalu tidak lagi menjamin tempat di masa depan.