Spanyol Mengamuk, Arab Saudi Luluh Lantak 4-0
Spanyol tanpa ampun membungkam para pengkritik lewat kemenangan telak 4-0 atas Arab Saudi di Atlanta Stadium. Setelah sempat diragukan akibat hasil imbang mengecewakan di laga pembuka melawan Tanjung Verde, pasukan Luis de la Fuente malam ini mengamuk dan menegaskan kembali status mereka sebagai kandidat kuat juara Piala Dunia 2026, sekaligus mengambil alih kepemimpinan Grup H.
Laga ini selesai bahkan sebelum babak pertama usai. Sensasi remaja berusia 18 tahun, Lamine Yamal, membuka keunggulan sebelum dua gol cepat dari Mikel Oyarzabal membuat lini pertahanan Arab Saudi kocar-kacir. Gol bunuh diri di babak kedua semakin melengkapi penderitaan skuad Elang Hijau yang sama sekali tidak berkutik menghadapi permainan menekan dan fluiditas posisi khas La Roja.
Lamine Yamal Buka Pesta Gol Spanyol
Semua mata tertuju pada Lamine Yamal sebelum laga dimulai. Setelah melewatkan pekan-pekan terakhir kompetisi klub akibat cedera hamstring kiri dan hanya menjadi cadangan di laga perdana, wonderkid ini dipercaya tampil sebagai starter untuk pertama kalinya di Piala Dunia. Ia hanya butuh sepuluh menit untuk menyulap Atlanta menjadi panggung pertunjukannya.
Gol tersebut lahir dari skema klasik tiki-taka modern Spanyol. Mikel Oyarzabal bergerak melebar ke sisi sayap, membuka ruang sebelum melepaskan umpan silang akurat ke tiang jauh. Yamal membaca arah bola dengan sempurna, berlari dari lini kedua untuk menyontek bola ke dalam gawang.
Baca juga: Tanjung Verde Tahan Imbang Juara Eropa Spanyol 0-0
Lewat gol ini, Yamal resmi menjadi pencetak gol termuda kedelapan dalam sejarah Piala Dunia FIFA, menyalip Lionel Messi. Walau sempat terlihat sedikit kaku di sisa babak pertama, pergerakan Yamal sukses mengacaukan fokus pertahanan Arab Saudi dan membuka ruang bagi lini serang Spanyol lainnya.
Oyarzabal Bungkam Kritik Lewat Dua Gol Cepat
Pertanyaan terbesar bagi Spanyol menjelang Matchday 2 adalah efektivitas peran penyerang tengah mereka. Mikel Oyarzabal sempat tampil frustrasi saat melawan Tanjung Verde, namun malam ini ia menjelma menjadi ujung tombak yang mematikan.
Hanya sebelas menit setelah memberikan assist untuk gol Yamal, Oyarzabal berganti peran menjadi algojo. Pada menit ke-21, ia memanfaatkan kemelut di depan gawang usai tendangan sudut, lalu menaklukkan kiper Mohammed Al-Owais dengan penyelesaian yang sangat tenang.
Belum sempat lini pertahanan Arab Saudi berbenah, Oyarzabal kembali mengoyak jala gawang mereka pada menit ke-24. Ia menceploskan bola dari gawang dekat menyusul umpan silang Pedro Porro yang diteruskan oleh Marc Cucurella dan Dani Olmo.
Baca juga: Al-Owais Tampil Heroik, Arab Saudi Tahan Imbang Uruguay 1-1
Laga praktis berakhir bahkan sebelum berjalan setengah jam. Ini adalah pembuktian insting predator Oyarzabal yang menegaskan betapa mengerikannya Spanyol ketika striker tengah mereka sedang berada di performa terbaiknya.
Penderitaan Arab Saudi Lengkap di Paruh Kedua
Pelatih Arab Saudi, Georgios Donis, mencoba menghentikan dominasi lawan di jeda babak pertama dengan memasukkan Mohamed Kanno dan Abdullah Al-Hamdan untuk memperkuat lini tengah. Namun, harapan tipis untuk bangkit seketika sirna hanya empat menit setelah babak kedua dimulai.
Melalui tendangan sudut, Cucurella melepaskan tembakan voli yang berhasil ditepis Mohammed Al Owais. Namun bola membentur Hassan Al Tambakti dan kemudian masuk ke gawang sendiri.
Situasi nyaman ini dimanfaatkan De la Fuente untuk merotasi skuad dengan memasukkan Nico Williams, Ferran Torres, dan Mikel Merino.
Bagi Arab Saudi, kekalahan ini membuat mereka terdampar dengan raihan satu poin dari dua laga, memaksa mereka memenangkan laga pamungkas jika ingin menjaga peluang lolos. Bagi Spanyol, mesin mereka kini telah panas. Dengan modal empat poin dan produktivitas gol yang meyakinkan, La Roja menatap laga krusial kontra Uruguay pada 27 Juni dengan kepercayaan diri yang pulih sepenuhnya.