Sesalkan Kartu Merah Balogun, Pochettino: Itu Tidak Disengaja

Sesalkan Kartu Merah Balogun, Pochettino: Itu Tidak Disengaja
2/07/2026 - 16:07 WIB
13

Manajer tim nasional putra Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, tidak bisa menyembunyikan kemarahannya setelah kartu merah kontroversial yang diterima Folarin Balogun. Sang pelatih menegaskan bahwa keputusan wasit mengusir strikernya dari lapangan adalah kesalahan fatal yang hampir merusak kemenangan 2-0 AS atas Bosnia-Herzegovina di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Meski berhasil membawa USMNT melaju ke babak 16 besar, Pochettino justru mengecam intervensi VAR pada menit ke-64 tersebut. Menurutnya, insiden itu sama sekali tidak layak diganjar kartu merah langsung karena hanya aksi normal dalam sepak bola yang tidak disengaja.

Kartu Merah yang Memicu Amarah

Sebelum drama kartu merah pecah di San Francisco Bay Area Stadium, Amerika Serikat tampil sangat dominan. Balogun membawa AS unggul lewat gol klinis pada menit ke-45 setelah memanfaatkan umpan matang di lini depan. Striker asal Monaco tersebut tampil tajam dan disiplin, menunjukkan gaya pressing ketat yang selama ini diinstruksikan oleh Pochettino.

Namun, jalannya pertandingan berubah drastis pada menit ke-64. Saat berduel memperebutkan bola, Balogun secara tidak sengaja menginjak bagian belakang pergelangan kaki Tarik Muharemović. 

Baca juga: 10 Pemain Amerika Serikat Jinakkan Bosnia 2-0, Segel Tiket 16 Besar

Setelah intervensi VAR, wasit Raphael Claus langsung mengacungkan kartu merah langsung kepada Balogun, sebuah keputusan yang memicu protes keras dari bangku cadangan Amerika dan publik stadion.

Pochettino, yang biasanya tampil tenang di pinggir lapangan, langsung meledak. Ia menilai keputusan tersebut sangat tidak adil bagi sang pemain dan tim.

"Bagi saya, itu sama sekali bukan kartu merah. Tidak pernah ada niat untuk menginjak pemain tersebut,” kata Pochettino.

"Itu adalah tindakan normal dalam sepak bola, Anda berebut bola, dan kaki Anda mendarat, bukan? Ya, mungkin adegan itu agak sulit untuk ditonton. Tapi itu sama sekali tidak disengaja."

Menatap Babak 16 Besar Tanpa Striker Utama

Meski dipaksa bermain dengan 10 orang selama setengah jam terakhir, organisasi pertahanan AS yang solid di bawah asuhan Pochettino terbukti ampuh. Alih-alih kebobolan, Amerika Serikat justru menggandakan keunggulan pada menit ke-82 melalui tendangan bebas Malik Tillman yang sekaligus mengubur asa kebangkitan Bosnia.

Baca juga: Drama Lima Gol di Menit Akhir, Turki Bungkam Amerika Serikat 3-2

Kemenangan ini memastikan langkah Amerika Serikat ke babak 16 besar untuk menghadapi Belgia pada 7 Juli mendatang di Seattle. Namun, kemenangan ini terasa hambar karena sanksi kartu merah langsung berarti Balogun terancam absen dalam laga hidup-mati melawan Setan Merah.

"Dia [Balogun] sangat kecewa, karena saya pikir itu adalah tindakan yang tidak disengaja. Tapi dia juga senang karena kami lolos," tambah Pochettino.

"Kita tidak bisa berbuat apa pun untuk mengubah perasaan itu. Itu sudah berakhir. Itulah sepak bola. Dia perlu memahami bahwa situasi seperti ini bisa terjadi.

"Tentu saja, dia akan membantu kami untuk tampil lebih baik. Saya harap kami bisa melaju ke babak selanjutnya dan [dia] akan tersedia lagi."

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!

Related News

0 Komentar
Lihat Komentar Lainnya
Ads
Loading...
Tunggu Sebentar...