Ratapi Kekalahan Dramatis Senegal, Pape Thiaw: Sepak Bola Sangat Kejam

Ratapi Kekalahan Dramatis Senegal, Pape Thiaw: Sepak Bola Sangat Kejam
3/07/2026 - 00:05 WIB
9

Hanya butuh lima menit lagi bagi Senegal untuk mengunci tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Namun, keunggulan meyakinkan 2-0 yang mereka genggam justru menguap begitu saja, sebelum akhirnya dipaksa menyerah 3-2 oleh Belgia lewat drama penalti di babak perpanjangan waktu.

Pelatih kepala Senegal, Pape Thiaw, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya dan mengakui betapa kejamnya realitas di atas lapangan hijau. Runtuhnya fokus armada Lions of Teranga di menit-menit akhir babak kedua membuat mereka harus angkat koper lebih awal dari turnamen di Seattle Stadium.

"Ini kekalahan yang menyakitkan," kata Thiaw setelah pertandingan. "Kami bermain bagus dan unggul 2-0. Tapi pertandingan sepak bola tidak berlangsung selama 85 menit. Belgia bangkit dan kami tidak mampu mengatasinya. Kami juga memiliki peluang, tetapi kami harus mengucapkan selamat kepada Belgia karena mereka lolos."

Dominasi yang Runtuh dalam Lima Menit

Hampir di sepanjang pertandingan, Senegal tampil luar biasa dominan. Mereka sukses mematikan lini tengah Belgia yang bertabur bintang dan menyerang dengan efektivitas yang menakutkan.

Habib Diarra membuka keunggulan pada menit ke-25 setelah menyambar bola muntah hasil sundulan Ismaïla Sarr yang membentur tiang gawang. Enam menit memasuki babak kedua, giliran Sarr yang mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengukir sejarah. 

Baca juga: Penalti Kontroversial Menit ke-125 Tielemans Loloskan Belgia Lawan Senegal

Gol tersebut merupakan gol keempat Sarr di turnamen ini, menyamai rekor legenda Kamerun, Roger Milla (1990), sebagai pemain Afrika dengan gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.

"Sudah banyak sekali perbincangan seputar kekalahan ini," ujar Thiaw. 

"Kalah memang tidak pernah mudah, terutama ketika kemenangan tampak begitu dekat. Sepak bola bisa kejam. Kita harus menerima hasilnya, sesulit apa pun itu, dan terus maju. Ini tidak mudah bagi saya atau para pemain karena kami ingin membawa negara kami ke babak 16 besar, tetapi sekarang kami harus menatap ke depan."

Namun, keputusan Thiaw untuk menarik keluar sejumlah pemain kunci di babak kedua, termasuk motor serangan Iliman Ndiaye dan jangkar lini tengah Pape Gueye berujung petaka. Tanpa kreator di lini tengah, Senegal dipaksa bertahan terlalu dalam.

Belgia memanfaatkan momentum ini dengan sempurna. Pada menit ke-86, pemain pengganti Romelu Lukaku memperkecil ketertinggalan, sebelum akhirnya Youri Tielemans mencetak gol penyeimbang yang mengejutkan pada menit ke-89 lewat sundulan kepala, memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.

Drama VAR Menit Akhir

Ketika pertandingan tampaknya akan ditentukan lewat adu penalti, petaka kembali menghampiri wakil Afrika Barat tersebut pada menit ke-120. Lamine Camara dinilai melakukan pelanggaran terhadap Tielemans di dalam kotak terlarang.

Baca juga: Garcia Tegaskan Remontada Lawan Senegal Bangkitkan Momentum Belgia

Meskipun sempat diprotes keras oleh para pemain Senegal, keputusan penalti tetap disahkan setelah peninjauan VAR yang menegangkan. Tielemans yang maju sebagai eksekutor dengan tenang mengecoh kiper Senegal pada menit ke-125, mencetak gol paling larut dalam sejarah Piala Dunia sekaligus mengunci kemenangan dramatis Belgia.

"Ketika penalti diberikan, kami memiliki interpretasi sendiri," tambah Thiaw. "Kami tidak berpikir itu adalah penalti. Para pemain kami mempertanyakan keputusan tersebut karena mereka percaya mereka berhak untuk melakukannya. Belgia mencetak gol dari situ, dan gol itu membuat kami tersingkir."

Sementara Belgia melenggang ke babak berikutnya, Senegal harus pulang dengan luka mendalam, meratapi hilangnya tiket kelolosan yang sudah berada di depan mata.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!

Related News

0 Komentar
Lihat Komentar Lainnya
Ads
Loading...
Tunggu Sebentar...