Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Kita sering kali terobsesi dengan generasi baru talenta muda atau wonderkid yang sedang naik daun. Namun, panggung Piala Dunia FIFA terus membuktikan bahwa para veteran sepak bola masih memegang kunci keajaiban. Dengan para ikon yang berhasil memutar kembali roda waktu di turnamen terbesar jagat raya ini, daftar legendaris pencetak gol tertua dalam sejarah Piala Dunia kini telah mengalami perubahan besar yang modern.
Dari peninggalan tahun 1994 hingga mahakarya masa kini, berikut adalah para pemain legendaris yang berhasil menantang sang waktu.
Sang "Singa Tua" sejati masih memuncaki takhta tertinggi. Dansa ikonik Roger Milla di tiang sepak pojok pada Italia '90 sudah sangat legendaris, tetapi empat tahun kemudian di Amerika Serikat, ia benar-benar mengabadikan namanya dalam keabadian. Masuk sebagai pemain pengganti melawan Rusia pada tahun 1994, Milla mencetak gol hiburan yang gemilang. Meski Kamerun harus menelan kekalahan telak 6-1, rekor Milla mampu bertahan melintasi generasi, kokoh selama lebih dari tiga dekade sebagai standar emas umur panjang di dunia sepak bola.
Baca juga: Siapa Pemenang di Piala Dunia 2010?
Tepat ketika para kritikus mempertanyakan perannya bersama Seleção das Quinas, Cristiano Ronaldo membungkam keraguan tersebut dengan cara yang spektakuler. Melalui brace memukau di babak pertama melawan Uzbekistan di Grup K, Ronaldo menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia yang berbeda. Dengan pencapaian ini, ia melompati mantan rekan setimnya, Pepe, untuk menjadi pencetak gol tertua kedua dalam sejarah turnamen, tepat di belakang Milla.
Portugal jelas memiliki cetak biru rahasia untuk urusan awet muda. Pada musim dingin 2022 di Qatar, bek tengah tangguh Pepe melepaskan sundulan tajam yang menghujam gawang Swiss di babak 16 besar. Itu adalah sebuah masterclass tentang dominasi bola udara, membuktikan bahwa bek kelas dunia bisa sama mematikannya di kotak penalti lawan meski sudah berada di penghujung karier profesional mereka.
Baca juga: Rekor di Piala Dunia 2026: 8 Pemain Usia Kepala Empat Siap Merumput
Tidak mau kalah oleh rival abadinya, Lionel Messi menambahkan pencapaian bersejarah lainnya ke dalam resume kariernya yang tanpa tanding. Mencetak gol tendangan bebas melawan Yordania hanya beberapa hari setelah ulang tahunnya yang ke-39, sang maestro Argentina mengamankan posisinya di peringkat lima besar. Hal ini sekaligus menjaga perdebatan abadi antara Ronaldo dan Messi tetap hidup, bahkan di masa-masa senja karier internasional mereka.
Sebelum dilewati para bintang modern, gelandang legendaris Swedia Gunnar Gren memegang medali perak untuk urusan umur panjang ini selama beberapa dekade. Sebagai bagian penting dari trio maut "Gre-No-Li" bersama Gunnar Nordahl dan Nils Liedholm, Gren mencetak gol vital melawan Jerman Barat di semifinal tahun 1958, membantu membawa Swedia melangkah ke final Piala Dunia pertama dan satu-satunya di tanah kelahiran mereka.
1. Roger Milla – 42 tahun & 39 hari
2. Cristiano Ronaldo – 41 tahun & 138 hari
3. Pepe – 39 tahun & 283 hari
4. Lionel Messi – 39 tahun & 3 hari
5. Gunnar Gren – 37 tahun & 236 hari
6. Cuauhtemoc Blanco – 37 tahun & 151 hari
7. Felipe Baloy – 37 tahun & 120 hari
Baca juga: Siapa Juara Piala Dunia 2022?
8. Marko Arnautovic – 37 tahun & 69 hari
9. Obdulio Varela – 36 tahun & 279 hari
10. Martin Palermo – 36 tahun & 227 hari
11. Georges Bregy – 36 tahun & 152 hari
12. Ramin Rezaeian – 36 tahun & 97 hari
13. Olivier Giroud – 36 tahun & 71 hari
14. Tom Finney – 36 tahun & 64 hari
15. Miroslav Klose –36 tahun & 29 hari
16. John Aldridge – 35 tahun 279 hari
17. Nils Liedholm – 35 tahun & 264 hari
18. Giovanni van Bronckhorst – 35 tahun & 151 hari
19. Rafa Marquez – 35 tahun & 130 hari
20. Ricardo Pelaez –35 tahun 103 hari
Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!