10 Pemain Amerika Serikat Jinakkan Bosnia 2-0, Segel Tiket 16 Besar

10 Pemain Amerika Serikat Jinakkan Bosnia 2-0, Segel Tiket 16 Besar
2/07/2026 - 15:23 WIB
13

Tim nasional Amerika Serikat (USMNT) sukses mengamankan kemenangan krusial 2-0 atas Bosnia-Herzegovina dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung dramatis di San Francisco Bay Area Stadium. Gol dari Folarin Balogun sesaat sebelum turun minum dan tendangan bebas spektakuler Malik Tillman di babak kedua membawa tim asuhan Mauricio Pochettino menang di babak gugur untuk pertama kalinya sejak tahun 2002. Keberhasilan ini diraih lewat perjuangan luar biasa setelah AS terpaksa bermain dengan 10 orang sejak menit ke-64 akibat kartu merah kontroversial yang diterima Balogun.

Kemenangan ini sekaligus mengakhiri tren negatif AS yang tidak pernah menang melawan tim Eropa di fase gugur Piala Dunia selama lebih dari dua dekade. Namun, pesta kelolosan tuan rumah harus dibayar mahal dengan kepastian absennya Balogun di babak 16 besar saat menghadapi Belgia di Seattle nanti.

Balogun From Hero to Zero

Tampil di hadapan 68.827 pasang mata yang didominasi warna merah, putih, dan biru, Amerika Serikat justru sempat ditekan di awal laga oleh kedisplinan taktis Bosnia. Kiper pengganti Matt Freese dipaksa jatuh bangun mementahkan dua peluang emas berturut-turut dari Ermedin Demirović dan tendangan sudut melengkung Kerim Alajbegović di 15 menit pertama.

Baca juga: Drama Lima Gol di Menit Akhir, Turki Bungkam Amerika Serikat 3-2

Setelah perlahan menguasai ritme permainan, AS akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-45. Berawal dari intersep Tim Ream di lini tengah, Tyler Adams meneruskan bola ke Malik Tillman yang langsung menyodorkan umpan terobosan. Folarin Balogun yang mengontrol bola dengan tenang sukses melepaskan sepakan kaki kiri mendatar ke pojok bawah gawang Nikola Vasilj. Striker AS Monaco tersebut merayakan gol ketiganya di turnamen ini dengan meniru selebrasi ikonik LeBron James, 'The Silencer'.

Namun, jalannya pertandingan berubah drastis pada menit ke-64. Saat berduel memperebutkan bola, Balogun secara tidak sengaja menginjak bagian belakang pergelangan kaki Tarik Muharemović. Setelah intervensi VAR, wasit Raphael Claus langsung mengacungkan kartu merah langsung kepada Balogun, sebuah keputusan yang memicu protes keras dari bangku cadangan Amerika dan publik stadion.

Magis Kaki Berdarah Malik Tillman

Bermain minus satu pemain, AS dipaksa merapatkan barisan pertahanan di sisa 26 menit waktu normal ditambah 10 menit masa injury time. Pelatih Bosnia langsung memasukkan striker Haris Tabakovic demi menambah daya dobrak. Matt Freese kembali melakukan penyelamatan gemilang saat menepis dua tembakan beruntun dari para pemain depan Bosnia.

Di tengah tekanan bertubi-tubi, sebuah momen magis dari Malik Tillman pada menit ke-82 mengunci kemenangan bagi Stars & Stripes. Setelah Sergiño Dest dilanggar tipis di luar kotak penalti, Tillman yang bermain dengan kondisi kaos kaki berlumur darah akibat terinjak pemain lawan, maju sebagai eksekutor.

Baca juga: Hajar Qatar 3-1, Bosnia Dekati Babak Gugur Piala Dunia 2026

Gelandang Bayer Leverkusen itu melepaskan tendangan bebas melengkung dengan kaki kanannya melewati pagar betis. Bola meluncur deras ke pojok atas gawang dan meski kiper Vasilj sempat menyentuh bola dengan ujung jarinya, derasnya laju bola tak mampu dibendung. Gol tersebut merupakan gol tendangan bebas langsung pertama bagi pemain AS di Piala Dunia sejak Eric Wynalda melakukannya pada tahun 1994.

Tantangan Berat Kontra Setan Merah di Seattle

Bosnia-Herzegovina harus angkat koper dari tanah Amerika Utara, namun debut mereka hingga menembus fase gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola negara tersebut patut diacungi jempol.

Di sisi lain, Mauricio Pochettino kini tercatat sebagai pelatih tersukses USMNT dengan torehan tiga kemenangan dalam satu edisi Piala Dunia. Fokus Amerika Serikat kini sepenuhnya teralih ke Seattle untuk menghadapi Belgia pada Selasa (7/7). Tanpa kehadiran Balogun di lini depan, Pochettino harus memutar otak guna mencari pengganti ideal seperti Ricardo Pepi atau Haji Wright, demi bisa meruntuhkan kokohnya tembok pertahanan Setan Merah dan melanjutkan dongeng indah publik sepak bola Paman Sam.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!

Related News

0 Komentar
Lihat Komentar Lainnya
Ads
Loading...
Tunggu Sebentar...