Peluang Kedua White, Tuchel Buka Lembaran Baru untuk Bintang Arsenal
Manajer tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, secara resmi telah mengakhiri masa pengasingan internasional Ben White, dengan menyatakan bahwa bek Arsenal tersebut layak mendapatkan kesempatan kedua.
White kembali masuk ke dalam skuad The Three Lions untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun. Pemanggilan ini dipersiapkan untuk dua laga uji coba penting melawan Uruguay dan Jepang sebagai bagian dari pemanasan menjelang Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Utara musim panas ini.
Mengakhiri Pengasingan Tiga Tahun
Kembalinya bek berusia 28 tahun ini menjadi topik hangat di kamp latihan Inggris. Sebagaimana diketahui, White meninggalkan kamp Piala Dunia 2022 di Qatar lebih awal karena alasan pribadi dan setelah itu menyatakan dirinya tidak tersedia untuk seleksi selama sisa masa jabatan Gareth Southgate.
Baca juga: James Garner: Tahun Pembuktian yang Berbuah Panggilan Timnas Inggris
Namun, di bawah rezim baru Thomas Tuchel, tembok penghalang itu tampaknya telah runtuh. Tuchel mengungkapkan bahwa proses kembalinya White berlangsung sangat cepat dan emosional.
"Pertama-tama, saya pikir setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua," kata Tuchel kepada wartawan pada hari Kamis menjelang pertandingan melawan Uruguay.
"Kedua, saya tidak tahu persis apa yang terjadi. Saya juga tidak 100% tertarik karena saya ingin membuka halaman baru, buku baru, dan kesempatan baru.
"Begitu saya bertanya kepada Ben apakah dia siap bermain untuk saya dan untuk Inggris, dia langsung, tanpa ragu-ragu, mengatakan bahwa dia ingin sekali kembali dan sangat ingin kembali."
Tantangan di Ruang Ganti
Meski pintu tim nasional telah terbuka lebar, Tuchel mengakui bahwa tantangan berikutnya bagi White adalah reintegrasi dengan rekan-rekan setimnya.
Ada beberapa pemain dalam skuad saat ini yang juga berada di Qatar ketika insiden tahun 2022 terjadi.
Tuchel menekankan pentingnya bagi White untuk menjalin komunikasi yang baik dengan para pemain senior lainnya guna memastikan keharmonisan tim tetap terjaga sebelum turnamen dimulai.
"Saya pikir perlu baginya untuk menyelesaikan masalah ini dengan rekan-rekan setimnya dan saya pikir dia akan melakukannya dengan para pemain yang kembali yang pernah bermain di Piala Dunia bersamanya," ujar pelatih asal Jerman itu.
"Lalu kita akan mulai dari situ. Mari kita lihat bagaimana kelanjutannya dan mari kita lihat bagaimana perasaannya, apakah dia merasa senyaman dan sepercaya diri seperti yang dia kira."
Baca juga: Kyle Walker Gantung Sepatu dari Timnas Inggris
Momentum yang Tepat di Tengah Badai Cedera
Pemanggilan kembali White juga dipengaruhi oleh situasi darurat di lini belakang Inggris. Penarikan diri Jarell Quansah (Bayer Leverkusen) karena cedera paha membuka jalan bagi White untuk masuk sebagai pengganti.
Selain itu, absennya Reece James dan tidak dipanggilnya Trent Alexander-Arnold membuat persaingan di posisi bek kanan menjadi sangat terbuka.
Jika White diturunkan dalam laga melawan Uruguay pada Jumat malam atau melawan Jepang pada hari Selasa depan, itu akan menjadi penampilan pertamanya bagi Inggris sejak kemenangan atas Pantai Gading pada Maret 2022.
Dengan pengalamannya di level tertinggi Premier League bersama Arsenal, White kini memiliki kesempatan emas untuk membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pemain pelapis, melainkan pilar yang siap membawa Inggris melangkah jauh di Piala Dunia mendatang.