"Kami Terlalu Ceroboh": Mbappé Kritisi Performa Prancis usai Kalah dari Spanyol

"Kami Terlalu Ceroboh": Mbappé Kritisi Performa Prancis usai Kalah dari Spanyol
15/07/2026 - 16:43 WIB
15

Kapten Prancis Kylian Mbappé memberikan penilaian yang sangat jujur dan menohok setelah timnya tersingkir di semifinal Piala Dunia 2026. Bintang baru Real Madrid ini tanpa ragu menyebut permainan Les Bleus terlalu "ceroboh" secara teknis dan taktis untuk bisa menghentikan dominasi Spanyol yang melenggang ke final dengan kemenangan meyakinkan 2-0 di AT&T Stadium, Rabu (15/7) dini hari WIB.  

Prancis, yang memburu tiket final Piala Dunia ketiga mereka secara beruntun, justru tampil antiklimaks. Mbappé mengakui bahwa kegagalan menerapkan tekanan dan kekalahan jumlah pemain di lini tengah menjadi biang keladi hancurnya taktik yang telah disiapkan pelatih Didier Deschamps.  

"Kami tidak memainkan permainan yang kami inginkan, secara teknis maupun taktis," kata Mbappe. "Ketika Anda tidak melakukan apa yang harus Anda lakukan di semifinal Piala Dunia, Anda tidak akan menang."

Kalah Jumlah di Lini Tengah

Prancis sebenarnya memasuki laga dengan modal mentereng: menyapu bersih enam laga sebelumnya dan menggelontorkan 16 gol. Namun, di hadapan kedisiplinan Spanyol, lini tengah Prancis yang dikawal Adrien Rabiot dan Aurelien Tchouameni benar-benar terisolasi.  

Mbappé menyoroti bagaimana Spanyol dengan cerdas membiarkan Rodri, Fabian Ruiz, dan Dani Olmo mendikte sirkulasi bola tanpa mendapatkan tekanan yang berarti dari para pemain depan Prancis.  

Baca juga: Spanyol Bungkam Prancis 2-0, Segel Tiket Final Piala Dunia 2026

Ia juga menyayangkan rusaknya komunikasi dalam koordinasi pertahanan. Rencana awal untuk melakukan pressing tinggi demi merusak ritme lambat dan terukur milik Spanyol justru gagal total di lapangan. Menurutnya, Prancis seharusnya berani melakukan pendekatan man-to-man marking untuk memaksa para gelandang Spanyol berlari ekstra keras.  

"Kami bermain tiga lawan dua di lini tengah dan melawan Spanyol, itu sulit," jelas Mbappé. 

"Fabian dan Rodri punya banyak waktu untuk bermain. Ada kurangnya komunikasi dalam melakukan pressing. Saya pikir seharusnya kami melakukan pressing man-to-man dan memaksa mereka untuk berlari bersama kami."

Ceroboh Menguasai Bola

Selain problem taktis saat bertahan, Mbappé juga mengkritik kualitas penguasaan bola timnya sendiri. Sentuhan pertama yang buruk serta kegagalan memanfaatkan serangan balik cepat membuat Prancis kesulitan memberikan ancaman nyata ke gawang Unai Simón.  

Spanyol membuka keunggulan di menit ke-22 lewat penalti Mikel Oyarzabal setelah Lucas Digne menjatuhkan Lamine Yamal. Sebelum laga genap berjalan satu jam, bek kanan Pedro Porro menggandakan keunggulan lewat sepakan terukur yang meruntuhkan mental juang Prancis.  

“Spanyol mengikuti rencana permainan mereka dan apa yang biasanya dilakukan tim tersebut. Mereka suka mengontrol bola dan tempo permainan. Rencana kami adalah menekan mereka di lini depan agar mereka tidak bisa membangun ritme permainan mereka,” ujar bintang Real Madrid ini.

"Karena mereka lebih baik dari kami dalam mengontrol permainan. Kami tidak berhasil melakukannya. Kami terlalu ceroboh secara teknis. Kami tidak bisa membahayakan mereka padahal kami bisa."

Baca juga: Deschamps Akui Prancis Kalah Lawan Spanyol

Ia menambahkan, "Bahkan ketika kami berhasil merebut bola, sentuhan pertama kami tidak cukup baik. Itu menyebabkan kekalahan. Ini kekecewaan yang besar. Tetapi jika kita objektif, kita tidak mengerahkan semua kemampuan untuk lolos ke final.”

Tanggung Jawab Sang Kapten

Mbappé, yang mengakhiri turnamen ini dengan catatan delapan gol, gagal menambah pundi-pundi golnya di laga krusial ini akibat ketatnya pengawalan lini belakang Spanyol. Meski demikian, ia enggan mencari-cari alasan di balik performa buruknya.  

"Sebagai kapten, saya harus mengambil semua tanggung jawab ini dan saya tidak masalah dengan hal itu. Kami ingin melangkah ke final, tapi kami gagal,” tegasnya.

Prancis kini harus melupakan mimpi mempertahankan status finalis dunia mereka. Mereka dijadwalkan terbang ke Miami Gardens, Florida, untuk melakoni laga perebutan tempat ketiga melawan tim yang kalah dari partai semifinal lainnya antara Argentina dan Inggris. 

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!

Related News

0 Komentar
Lihat Komentar Lainnya
Ads
Loading...
Tunggu Sebentar...