Norwegia akhirnya kembali ke panggung sepak bola dunia dengan ledakan. Setelah absen selama 28 tahun, skuad asuhan Ståle Solbakken memastikan diri melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai menundukkan Senegal dengan skor tipis 3-2 di New York New Jersey Stadium, Selasa (23/6).  

Erling Haaland kembali menjadi bontang lewat torehan dua golnya, menggenapkan koleksi golnya di turnamen ini menjadi empat buah. Namun, saat euforia meluap di kalangan suporter, mesin gol Manchester City ini justru memilih untuk tetap berpijak di bumi.  

Haaland Realistis

Menanggapi pertanyaan mengenai peluang Norwegia menjadi kampiun dunia, Haaland memberikan jawaban yang cukup lugas. Ia mengakui bahwa keberhasilan menembus babak gugur adalah pencapaian bersejarah, namun ia meminta semua pihak untuk tidak terbuai mimpi yang terlalu jauh.

Baca juga: Brace Haaland Loloskan Norwegia ke 32 Besar Usai Tekuk Senegal 3-2

"Untuk memenangkan Piala Dunia? Tentu saja tidak. Mari kita sedikit realistis di sini dan mari kita berbahagia, setiap orang Norwegia di planet ini hari ini," ujar Haaland.

Bagi Haaland, keberhasilan melaju dari fase grup setelah hampir tiga dekade absen adalah kemenangan tersendiri. 

Ia menegaskan bahwa timnya harus menikmati perjalanan ini alih-alih tertekan oleh ekspektasi untuk mengangkat trofi. Bahkan, saat disinggung mengenai laga penentuan juara Grup I melawan raksasa Prancis di Boston, Jumat nanti, Haaland tidak terlalu ambil pusing. "Saya tidak peduli (tentang laga melawan Prancis), kami sudah lolos," tambahnya.

“Mereka mungkin akan mengalahkan kita dan kemudian memenangkan seluruh turnamen.”

Emosi dan Kebanggaan Nasional

Kemenangan dramatis atas Senegal tersebut dirayakan dengan perayaan unik di lapangan, para pemain menirukan gerakan mendayung, sebagai bentuk apresiasi terhadap suporter yang memadati tribun. 

Baca juga: Dua Gol Haaland Sempurnakan Kemenangan Telak Norwegia 4-1 atas Irak

Haaland menyebut momen tersebut sebagai salah satu malam terbesar dalam hidupnya, menyamakannya dengan euforia saat memenangkan final Liga Champions 2023.  

"Saya ingin meraih prestasi bersama Norwegia. Saya ingin lolos ke Piala Dunia, Kejuaraan Eropa, dan semua kompetisi lainnya,” ujarnya.

“Sekali lagi, ini kembali pada menunjukkan bahwa itu mungkin, tidak peduli dari mana Anda berasal. Piala Dunia tanpa diragukan lagi adalah panggung terbesar. Ini sangat besar. Benar-benar fantastis."

Dengan enam poin di kantong, Norwegia kini bersiap menghadapi tantangan sesungguhnya melawan Prancis. Meski Haaland sadar betul akan perbedaan kualitas, bagi pendukung Norwegia, The Vikings telah membuktikan bahwa mereka bukan sekadar penggembira di turnamen ini.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!