Gol Menit Akhir Amad Bawa Pantai Gading Kalahkan Ekuador 1-0
Gol dramatis Amad Diallo pada menit ke-90 memastikan kemenangan tipis Pantai Gading 1-0 atas Ekuador dalam laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026 di Lincoln Financial Field. Penyerang sayap Manchester United yang masuk sebagai pemain pengganti tersebut menjadi pahlawan yang memecahkan kebuntuan, sekaligus menghentikan rekor impresif 19 pertandingan tak terkalahkan milik Ekuador secara tragis di hadapan 68.000 penonton.
Hasil ini langsung mengubah peta persaingan Grup E. Pantai Gading kini mengantongi tiga poin krusial, bersanding dengan Jerman yang di pertandingan sebelumnya sukses menumbangkan Curacao. Bagi Ekuador, kekalahan menyakitkan di menit-menit akhir ini memaksa mereka harus menyapu bersih sisa laga fase grup demi menjaga asa lolos ke babak gugur.
Ekuador Dominasi Babak Pertama
Sejak peluit pertama dibunyikan, Ekuador langsung mengambil inisiatif serangan dan menunjukkan mengapa mereka menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan dalam dua tahun terakhir. Skuad asuhan Sebastián Beccacece mengeksploitasi lini tengah Pantai Gading yang tampil terlalu agresif hingga berbuah tiga kartu kuning sebelum turun minum.
Baca juga: Prancis Tumbang 1-2 di Tangan Pantai Gading
Nasib sial membayangi Ekuador sepanjang paruh pertama karena dua peluang emas mereka digagalkan oleh tiang gawang. Pada menit ke-24, John Yeboah memanfaatkan kesalahan lini belakang Pantai Gading dan melepaskan tembakan melengkung yang hanya membentur mistar.
Enam menit berselang, giliran Alan Minda yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiap namun tendangannya kembali membentur tiang gawang. Pantai Gading hanya bisa mengandalkan serangan balik lewat aksi individu Yan Diomande, tanpa memberikan ancaman berarti ke gawang Ekuador.
Perubahan Taktik Emerse Faé
Melihat lini tengahnya kalah duel fisik, pelatih Pantai Gading, Emerse Faé, melakukan keputusan krusial di menit ke-56 dengan memasukkan Amad Diallo dan Ange-Yoan Bonny. Masuknya kedua pemain ini langsung mengubah dinamika permainan Les Éléphants menjadi lebih hidup dan tajam dari sektor sayap.
Pantai Gading giliran hampir memecah kebuntuan lewat penyerang mereka, Elye Wahi, yang menyambut umpan silang Diomande, namun bola lagi-lain mengenai mistar gawang. Ekuador sempat membalas lewat tendangan jarak jauh Gonzalo Plata di menit ke-68, tetapi kiper Yahia Fofana tampil sigap mengamankan gawang Pantai Gading dari kebobolan.
Gol Tunggal Amad Diallo di Menit Akhir
Ketika pertandingan tampak akan berakhir dengan skor kacamata, sebuah skema serangan balik cepat dari Pantai Gading sukses membungkam ribuan pendukung Ekuador tepat di menit ke-90.
Bek kanan Wilfried Singo melakukan akselerasi cepat di sisi kanan lapangan sebelum melepaskan umpan tarik mendatar yang akurat ke dalam kotak penalti. Amad Diallo yang bergerak bebas tanpa kawalan langsung menyontek bola dengan kaki kirinya untuk menaklukkan kiper Hernán Galíndez. Gol tersebut disambut selebrasi emosional dari seluruh jajaran pelatih dan pemain Pantai Gading.
Baca juga: 10 Pemain Belanda Tahan Imbang Ekuador 1-1
Sesuai laga, Emerse Faé memuji ketenangan anak asuhnya di laga ini. "Kami datang ke AS untuk ini, dan kami datang ke sini dengan ambisi, dengan harapan tinggi," katanya.
"Kami tidak ingin hanya mengunjungi AS dan harus kembali, jadi semuanya berjalan baik untuk saat ini.
"Kami telah mengalahkan Prancis. Kami memulai kompetisi ini dengan baik melawan Ekuador, tim yang sangat tangguh, tetapi kami berhasil menemukan jati diri kami dan memenangkan pertandingan. Ini menunjukkan bahwa tim kami telah menunjukkan performa yang baik."
Menatap Laga Kedua Grup E
Kemenangan ini modal berharga bagi Pantai Gading yang akan langsung menghadapi ujian berat melawan Jerman pada 21 Juni mendatang. Jika berhasil meraih poin kembali, langkah mereka ke babak 16 besar akan semakin terbuka lebar.
Di sisi lain, Ekuador harus segera bangkit dari kekalahan menyakitkan ini. Mereka dijadwalkan bertanding melawan tim debutan Curacao di hari yang sama, sebuah laga hidup mati di mana kemenangan menjadi harga mati bagi La Tri.