Prancis menelan kekalahan mengejutkan 1-2 dari Pantai Gading dalam laga uji coba terakhir mereka di kandang, Jumat (5/6) dini hari WIB. Bertanding di Stade de la Beaujoire, Les Bleus yang mendominasi babak pertama justru kehilangan kendali setelah turun minum, memberikan peringatan keras jelang keberangkatan mereka ke Piala Dunia 2026.  

Prancis memulai laga dengan meyakinkan. Mengandalkan kreativitas dari Kylian Mbappé, Michael Olise, dan Rayan Cherki, tuan rumah akhirnya memecah kebuntuan tepat sebelum jeda. Pada menit ke-44, Cherki mencatatkan namanya di papan skor melalui tembakan jarak jauh dengan kaki kanan setelah menerima assist dari Ibrahima Konaté, menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.  

Kebangkitan Pantai Gading

Memasuki babak kedua, manajer Didier Deschamps melakukan rotasi pemain secara besar-besaran, sebuah keputusan yang justru dimanfaatkan dengan baik oleh tim tamu. Pantai Gading, yang tampil lebih agresif dan disiplin, berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-52 lewat gol Guéla Doué.  

Baca juga: Deschamps Konfirmasi Ekitike Absen dari Piala Dunia usai Cedera Achilles

Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Pantai Gading justru mencuri kemenangan. Memanfaatkan umpan silang akurat dari Doué, Amad Diallo mengunci kemenangan dramatis bagi The Elephants dengan sepakan first-time yang dingin pada menit ke-83.  

PR untuk Deschamps

Meskipun hasil ini mengecewakan, pelatih Didier Deschamps menegaskan bahwa timnya tetap tenang. Ia mengakui bahwa Prancis kehilangan ritme permainan setelah babak kedua dimulai dan banyak melakukan pergantian pemain. 

Baca juga: Brace Doué Bawa Prancis Bekuk Kolombia 3-1

Prancis kini akan segera terbang ke Amerika Utara untuk memulai Piala Dunia mereka. Kekalahan ini menjadi pengingat berharga bagi Les Bleus untuk tidak meremehkan lawan di turnamen mendatang. Di sisi lain, kemenangan atas salah satu tim unggulan ini menjadi suntikan moral yang masif bagi Pantai Gading untuk menatap Piala Dunia dengan percaya diri.  

Apakah kekalahan dari Pantai Gading ini merupakan peringatan yang dibutuhkan Prancis agar tetap fokus, ataukah rotasi skuad yang terlalu masif justru mengganggu stabilitas tim sebelum turnamen dimulai?

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!