Real Madrid resmi mengumumkan perekrutan bek tengah timnas Prancis, Ibrahima Konaté, pada Kamis (18/6/2026). Pemain berusia 27 tahun tersebut bergabung dengan Los Blancos dengan status bebas transfer setelah kontraknya di Liverpool berakhir, menandai langkah besar bagi skuad asuhan Jose Mourinho dalam menyambut musim 2026/2027.  

Konaté telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun yang akan mengikatnya di Santiago Bernabéu hingga Juni 2030. Langkah ini menjadi bagian dari strategi agresif Madrid dalam memperkuat lini pertahanan mereka tanpa harus mengeluarkan biaya transfer, sekaligus memberikan kedalaman skuad yang sangat dibutuhkan setelah kendala cedera yang menghantui tim dalam beberapa musim terakhir.

Bagian dari Revolusi Mourinho

Kedatangan Konaté menjadi rekrutan ketiga yang signifikan di bawah arahan Jose Mourinho, yang baru saja kembali menukangi raksasa Spanyol tersebut. Sebelumnya, Madrid telah sukses mengamankan jasa Marc Cucurella dari Chelsea serta gelandang kreatif Bernardo Silva.  

Bagi Mourinho, Konaté adalah kepingan puzzle yang vital. Profil pemain asal Prancis ini, yang menawarkan perpaduan antara kekuatan fisik, kecepatan, dan ketenangan di bawah tekanan, dinilai sangat cocok dengan standar pertahanan yang ingin dibangun oleh pelatih asal Portugal tersebut.

Baca juga: José Mourinho Resmi Kembali Latih Real Madrid dengan Kontrak Tiga Tahun 

Meskipun sempat dikaitkan dengan beberapa klub elit Eropa dan tawaran dari Arab Saudi, Konaté dikabarkan sejak awal memprioritaskan kepindahan ke Madrid. 

Faktor kedekatan dengan rekan-rekan senegaranya seperti Kylian Mbappé, Aurélien Tchouaméni, dan Eduardo Camavinga, menjadi daya tarik tersendiri yang memuluskan proses negosiasi.

“Real Madrid C. F. dan Ibrahima Konaté telah mencapai kesepakatan agar ia menjadi pemain Real Madrid untuk empat musim ke depan, hingga 30 Juni 2030,” tulis Los Blancos dalam pernyataan resminya.

Perkuat Lini Belakang Los Blancos

Konaté meninggalkan Merseyside setelah masa baktinya yang sangat sukses selama lima tahun di bawah sorotan lampu Anfield. Setelah tiba dari RB Leipzig pada tahun 2021 dengan harga €40 juta, ia meninggalkan Inggris dengan 183 penampilan di semua kompetisi. 

Prestasi terbesarnya diraih selama musim spektakuler Liverpool yang memenangkan gelar Liga Premier 2024–25, di mana ia membentuk duet yang hampir tak tergoyahkan bersama Virgil van Dijk. 

Meskipun bulan-bulan terakhirnya di Inggris diwarnai kritik sesekali di tengah kebuntuan negosiasi kontrak yang intens, potensinya tetap tak dapat disangkal sebagai pemain elite. 

Baca juga: Konate Buka Suara Soal Depresi usai kehilangan Ayah dan Jota

Dengan tinggi 1,94 meter dan kecepatan yang luar biasa, Konaté memiliki profil fisik dan taktis yang tepat untuk menjadi jangkar blok pertahanan Mourinho yang menuntut. Ia akan langsung masuk ke rotasi bek tengah yang menampilkan Antonio Rüdiger, yang baru-baru ini memperpanjang masa tinggalnya hingga 2027, dan Éder Militão, secara efektif mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh kepergian para pemain veteran seperti Dani Carvajal dan David Alaba.

Bagi para penggemar, perekrutan ini dianggap sebagai bisnis cerdas dari Florentino Pérez. Dengan mengamankan pemain sekaliber Konaté secara gratis, Madrid dapat mengalokasikan anggaran mereka untuk area lain, sembari tetap mendapatkan talenta kelas dunia yang sudah teruji di level tertinggi seperti Liga Champions dan Premier League.

Kini, fokus Konaté akan segera teralihkan ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, di mana ia menjadi pilar penting lini belakang Prancis. Ia dipastikan akan datang ke kamp latihan timnas dengan motivasi ganda: memenangkan Piala Dunia 2026 dan bersiap menghadapi tantangan baru di LaLiga musim depan.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!