Gagal Total di Piala Dunia, Koeman Mundur dari Kursi Kepelatihan Belanda

Gagal Total di Piala Dunia, Koeman Mundur dari Kursi Kepelatihan Belanda
1/07/2026 - 16:22 WIB
19

Ronald Koeman resmi meletakkan jabatannya sebagai pelatih kepala tim nasional Belanda, kurang dari 24 jam setelah Oranje disingkirkan secara tragis oleh Maroko lewat drama adu penalti di babak 32 besar Piala Dunia 2026

Pengumuman emosional ini disampaikan oleh juru taktik berusia 63 tahun tersebut melalui akun Instagram pribadinya, sekaligus mengakhiri periode keduanya menukangi tim nasional.  

Kalah Tragis Lawan Maroko

Tersingkirnya Belanda di Stadion Monterrey tidak hanya mengakhiri mimpi mereka menjadi juara dunia, tetapi juga mencatatkan tinta hitam sebagai kepulangan paling awal dalam 12 kali partisipasi Oranje di sejarah Piala Dunia. 

Baca juga: Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti

Sempat unggul melalui gol Cody Gakpo, Belanda harus kebobolan di masa injury time babak kedua sebelum akhirnya menyerah 3-2 di babak tos-tosan setelah eksekusi Crysencio Summerville berhasil diblok oleh Yassine Bounou.  

"Tadi malam saya mengambil keputusan untuk mengakhiri masa jabatan saya sebagai pelatih kepala tim nasional Belanda," tulis Koeman di Instagram. 

"Kita semua berbagi impian untuk membuat sejarah di Piala Dunia ini, tetapi kita gagal. Tidak ada yang lebih kecewa selain saya sendiri. Sebagai pelatih kepala, tanggung jawab akhir berada di tangan saya."

Alasan Kesehatan dan Isyarat Pensiun

Di samping kegagalan taktis di atas lapangan, Koeman juga memberikan isyarat kuat bahwa dirinya akan menyudahi karier panjangnya di dunia manajerial sepak bola. 

Mantan pelatih Barcelona itu mengungkapkan bahwa perspektif hidupnya telah berubah drastis seiring perjuangan sang istri, Bartina, yang tengah melawan penyakit keras.  

"Beberapa tahun terakhir ini menyadarkan saya kembali bahwa ada hal yang jauh lebih penting daripada sepak bola. Sepak bola adalah hidup saya, tetapi kesehatan tidak ternilai harganya. Ketika seseorang yang sangat Anda cintai sedang berjuang melawan, perspektif Anda akan berubah," tambah Koeman. 

Baca juga: Koeman Sebut Duel Belanda vs Maroko di Babak 32 Besar Terlalu Dini

“Meskipun sedang sakit, istri saya, Bartina, mendukung dan menyemangati saya setiap hari untuk menyelesaikan pekerjaan saya sebagai kepala pelatih. Itu menunjukkan kekuatan yang luar biasa. Saya sangat berterima kasih kepadanya atas hal itu, lebih dari yang bisa saya ungkapkan dengan kata-kata.”

Kritik terhadap taktik defensif Koeman sejatinya sudah bergulir sebelum turnamen dimulai. Menggunakan formasi kontroversial 5-3-2 kala menghadapi Singa Atlas dianggap telah mematikan kreativitas serangan lini depan Belanda, meski mereka sempat tampil subur di fase grup dengan mencetak 10 gol.

KNVB Akui Target Melenceng Jauh

Direktur Teknis Federasi Sekaligus Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB), Nigel de Jong, tidak menutup-nutupi kekecewaannya atas hasil memalukan ini. 

Mantan gelandang tangguh itu menegaskan bahwa pulang di babak 32 besar adalah sebuah kemunduran besar bagi negara sepak bola sekelas Belanda, mengingat sejak awal KNVB telah mematok target minimal menembus babak semifinal demi menjaga asa keluar sebagai juara dunia.

De Jong mengakui bahwa level permainan Belanda saat ini tertinggal cukup jauh dari tim-tim papan atas dunia. Situasi ini pun langsung memicu KNVB untuk segera melakukan evaluasi dan reformasi total di dalam tubuh tim nasional guna mencari suksesor baru di kursi kepelatihan.

Malam kelam di Monterrey ini semakin diperparah dengan laporan resmi dari KNVB mengenai adanya serangan rasial di media sosial yang menimpa tiga pemain muda mereka, yaitu Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville, setelah ketiganya gagal mengeksekusi penalti. Pihak federasi dengan tegas mengutuk tindakan keji tersebut dan menyatakan siap membawa kasus ini ke jalur hukum demi melindungi seluruh elemen dalam skuad Oranje.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!

Related News

0 Komentar
Lihat Komentar Lainnya
Ads
Loading...
Tunggu Sebentar...