Bosnia-Herzegovina mengambil langkah masif menuju babak gugur Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Qatar dengan skor meyakinkan 3-1 di Stadion Seattle, sekaligus memastikan sang jawara Asia angkat koper lebih awal.

Gol pembuka spektakuler dari jarak 25 meter oleh talenta muda berusia 18 tahun, Kerim Alajbegović, serta gol pengunci kemenangan dari Ermin Mahmić menjadi penentu raihan tiga poin krusial bagi skuad asuhan Sergej Barbarez. Kemenangan ini membawa Bosnia mengoleksi empat poin di Grup B dan menempatkan mereka di posisi terdepan untuk lolos ke babak 32 besar lewat jalur peringkat ketiga terbaik, sementara anak asuh Julen Lopetegui harus rela pulang dengan tangan hampa.

Dominasi Darah Muda

Bosnia langsung tampil menggebrak sejak menit awal, menekan pertahanan Qatar lewat peluang-peluang dari Ermedin Demirović dan Ivan Šunjić. Namun, kebuntuan baru pecah lewat sebuah momen magis yang tak terlupakan.

Pada menit ke-29, Alajbegović menerima umpan matang dari Ivan Bašić, mengecoh dua bek Qatar yang mengawalnya, sebelum melepaskan tembakan melengkung yang menghujam deras ke pojok atas gawang Mahmoud Abunada. 

Baca juga: Kanada Hancurkan Qatar 6-0 untuk Kemenangan Perdana di Piala Dunia

Dalam usia 18 tahun 276 hari, bintang muda Salzburg ini resmi memecahkan rekor Kylian Mbappé (Piala Dunia 2018) sebagai pencetak gol jarak jauh termuda dalam sejarah Piala Dunia.

Hanya berselang lima menit, keunggulan Bosnia berlipat ganda. Sead Kolašinac melakukan tusukan dari sisi kiri dan melepaskan umpan silang yang disambut tendangan half-volley Edin Džeko. Bola membentur bek Qatar Sultan Al-Brake sebelum  berbelok arah, mengecoh Abunada, dan masuk ke gawang sendiri sebagai gol bunuh diri.

Perlawanan Qatar dan Drama Tiang Gawang

Saat laga tampak akan berjalan mudah bagi Bosnia, Qatar memberikan respons cepat. Menit ke-42, kerja sama apik antara Akram Afif dan Edmilson Júnior di sisi kiri diakhiri dengan umpan tarik mendatar. Sang kapten veteran, Hassan Al-Haydos, yang berdiri tanpa kawalan, langsung mencocor bola untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Qatar bahkan nyaris menyamakan kedudukan di masa injury time babak pertama ketika sepakan keras Pedro Miguel membentur tiang gawang. Keberuntungan tiang gawang kembali menyelamatkan Bosnia sesaat kemudian, menutup babak pertama dengan momentum yang sepenuhnya dipegang kubu Qatar.

Mahmić Kunci Kemenangan

Memasuki babak kedua, laga berjalan lebih taktis. Qatar menaikkan intensitas serangan dengan memasukkan striker tajam Almoez Ali, tetapi lini pertahanan Bosnia tampil solid di bawah tekanan.

Baca juga: Swiss Mengamuk di Los Angeles, Hancurkan Bosnia-Herzegovina 4-1

Kepastian tiket babak gugur akhirnya terkunci pada menit ke-80. Berawal dari skema sepak pojok yang memicu kemelut di dalam kotak penalti Qatar, pemain pengganti Ermin Mahmić bereaksi paling cepat. 

Bek berusia 21 tahun itu menyambar bola muntah dengan sepakan keras yang tak mampu dihalau Abunada, memicu gemuruh suporter Bosnia di tribun Seattle. Meski Mahmić harus menerima kartu kuning akibat selebrasi melepas baju, hal itu tak merusak pesta malam tersebut.

Skenario Grup B

Bosnia-Herzegovina kini finis di posisi ketiga Grup B di bawah Swiss dan Kanada. Dengan koleksi 4 poin dan selisih gol yang aman, mereka diproyeksikan hampir pasti lolos ke babak 32 besar, di mana mereka berpotensi menghadapi tuan rumah Amerika Serikat di San Francisco.

Sementara itu, Qatar dipastikan tereliminasi dari turnamen setelah terbenam di dasar klasemen Grup B, dan kini harus fokus membangun ulang kekuatan setelah perjuangan keras di tanah Amerika Utara.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!