Jangan Cuma 4 Besar, Capello Sebut AC Milan Harus Targetkan Juara Liga
Pelatih legendaris Italia, Fabio Capello, memberikan pandangan tajam mengenai persaingan gelar juara Serie A musim 2025/2026. Menyusul kemenangan telak AC Milan 3-0 atas Bologna pada Selasa malam, Capello memperingatkan bahwa akan menjadi sebuah kebodohan jika skuad asuhan Massimiliano Allegri tidak mulai memikirkan cara menggulingkan rival sekota mereka, Inter Milan, dari puncak klasemen.
Kemenangan di Stadio Renato Dall'Ara tersebut diraih Milan dengan cara yang sangat impresif. Gol-gol dari Ruben Loftus-Cheek, Christopher Nkunku, dan Adrien Rabiot memastikan tiga poin penuh tetap aman, bahkan di tengah absennya tiga pilar serangan utama seperti Rafael Leao, Christian Pulisic, dan Alexis Saelemaekers.
Keyakinan Sang Maestro
Dalam kolom ulasannya di La Gazzetta dello Sport, Capello memuji kematangan mental yang ditunjukkan Rossoneri.
Baca juga: Milan Tundukkan Bologna 3-0, Terus Tempel Inter di Puncak
Menurut pria yang pernah membawa Milan berjaya di era 90-an ini, kemenangan tanpa pemain kunci adalah tanda nyata dari tim yang siap menjadi juara.
“Allegri akan terus mengatakan bahwa penting untuk masuk ke empat besar yang lolos ke Liga Champions, dan saya setuju dengannya, tetapi melihat bagaimana hasil Rossoneri semakin membaik. Inter tentu saja berada di depan, tetapi mengapa tidak menargetkan posisi pertama?” kata Capello.
“Masih mungkin untuk menjadikan kualifikasi di Liga Champions sebagai tujuan, namun perlu diingat bahwa ada sesuatu yang lebih tinggi: akan bodoh jika tidak mempertimbangkannya. Terlebih lagi mengingat bahwa hanya ada liga domestik dalam kalender Rossoneri.”
Capello menekankan bahwa Milan kini memiliki kemampuan untuk menang bahkan dengan gaya "corto muso" atau kemenangan tipis yang efektif, ciri khas taktik Allegri, maupun kemenangan dominan seperti yang mereka tunjukkan di markas Bologna.
Jarak Lima Poin yang Menipis
Saat ini, Inter Milan asuhan Cristian Chivu masih memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin atas Milan di posisi kedua. Namun, Capello menilai jarak tersebut sangat mungkin dikejar, mengingat konsistensi Milan yang belum terkalahkan dalam 22 laga terakhir di liga.
Baca juga: Allegri Belum Puas, Milan Masih Harus Berbenah Meski Gilas Bologna 3-0
“Inter memiliki kekuatan skuad yang hebat, dan memang lebih sulit bagi mereka untuk mengalami penurunan performa yang signifikan, tetapi di tim Allegri, keinginan dan tekad itu ada,” tambah Capello.
“Tepat di pertengahan musim, tim ini mencapai kematangan tertentu: kemarin, mereka mempertahankan keunggulan dengan menguasai bola dan tidak pernah membiarkan bahaya berkembang.”
“Itu berarti ada mentalitas tertentu dan cara berpikir untuk menang. Babak pertama, khususnya, tadi malam sangat luar biasa. Bologna memulai dengan baik, tetapi itu benar-benar terlalu sederhana. Mereka membiarkan Milan melewati separuh lapangan dan menuju gawang setiap kali mereka menguasai bola: bahkan sebelum unggul, Rossoneri telah berhasil berada di depan gawang tiga kali.”
Ujian Kedalaman Skuad
Kemenangan atas Bologna juga menjadi pembuktian bagi kedalaman skuad Allegri. Penampilan gemilang Nkunku dan Loftus-Cheek sebagai motor serangan darurat mendapat apresiasi khusus dari Capello.
Baca juga: Capello Mengamuk, Sebut Laga Juventus vs Milan Membosankan
Ia melihat bahwa Milan kini memiliki struktur permainan yang lebih solid dibandingkan awal musim, membuat mereka mampu meredam tekanan lawan dengan lebih tenang.
Dengan sisa musim yang masih panjang, pesan Capello sangat jelas: Milan tidak boleh lagi bersembunyi di balik target empat besar. Bagi sang legenda, bendera perang untuk memperebutkan Scudetto harus segera dikibarkan.