Klausul Degradasi, West Ham Bisa Depak Nuno Espirito Santo Tanpa Kompensasi
Tekanan di pundak Nuno Espirito Santo semakin berat. Selain harus menghadapi dakwaan FA pasca-kericuhan di Stamford Bridge, sang manajer kini dihantui oleh detail kontraknya yang bocor ke publik: West Ham United memiliki hak untuk memecatnya tanpa membayar kompensasi sepeser pun jika klub terlempar ke Championship.
Laporan yang pertama kali diungkap oleh The Athletic menyebutkan bahwa saat Nuno menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun pada September lalu untuk menggantikan Graham Potter, manajemen The Hammers telah menyisipkan klausul pengaman yang sangat ketat.
Strategi West Ham
Pemilik West Ham, David Sullivan, tampaknya telah belajar dari kesalahan masa lalu dalam memberikan kontrak jangka panjang kepada manajer. Dengan gaji pokok yang diperkirakan mencapai £4,5 juta per tahun, pemecatan Nuno dalam kondisi normal akan memakan biaya pesangon yang sangat besar.
Baca juga: Pertikaian di Derby London, FA Dakwa Chelsea dan West Ham
Namun, klausul degradasi ini mengubah segalanya. Jika degradasi terkonfirmasi secara matematis, dewan direksi dapat memutus kontrak Nuno secara instan tanpa kewajiban finansial lebih lanjut.
Langkah ini dianggap sebagai perlindungan agar neraca keuangan klub tidak hancur saat harus kehilangan pendapatan hak siar Premier League yang masif. Klub bisa saja mengeluarkan biaya lebih dari £10 juta untuk kompensasi jika mereka memecatnya sekarang dan melunasi sisa kontraknya.
Nasib di Ujung Tanduk
Posisi Nuno saat ini benar-benar kritis. Kekalahan dramatis 3-2 dari Chelsea akhir pekan lalu membuat West Ham masih tertahan di zona merah, terpaut lima poin dari zona aman.
Meskipun ada tanda-tanda perbaikan performa di babak pertama saat melawan Chelsea, hasil akhir tetap menjadi hakim tertinggi.
Ketegangan di internal klub dikabarkan meningkat. Selain hasil di lapangan, perilaku Nuno yang sempat terlihat merangkul mantan pemainnya di Nottingham Forest setelah kekalahan telak beberapa waktu lalu, dilaporkan membuat petinggi klub meradang.
Baca juga: West Ham Relakan Lucas Paqueta Pulang ke Flamengo
Pertaruhan di Bulan Februari
Jadwal bulan Februari akan menjadi penentu masa depan pria asal Portugal tersebut. Dengan absennya Jean-Clair Todibo akibat kartu merah di laga terakhir, Nuno harus segera menemukan cara untuk meraih kemenangan.
Bagi para pendukung The Hammers, masalah kompensasi mungkin hanyalah urusan administratif kantor. Namun bagi Nuno, klausul ini siap jatuh kapan saja jika ia gagal menjaga status West Ham sebagai penghuni kasta tertinggi sepak bola Inggris.