AC Milan Terancam Terlempar dari Empat Besar usai Dibekuk Atalanta
Upaya AC Milan untuk mengamankan zona Liga Champions terancam pada Senin (11/5) dini hari WIB setelah Atalanta yang tampil klinis pulang dari San Siro dengan kemenangan 3-2. Meski sempat melakukan tekanan hebat di menit-menit akhir dengan mencetak dua gol balasan, kerusakan yang dibuat oleh dominasi La Dea di satu jam pertama terbukti terlalu berat untuk dikejar.
Kekalahan ini membuat skuat asuhan Massimiliano Allegri tertahan di peringkat keempat dengan 67 poin, kini disamai oleh AS Roma yang sedang melaju kencang dan hanya unggul dua poin dari Como dengan sisa dua pertandingan di musim Serie A ini.
Atalanta Klinis, San Siro Tertegun
Pertandingan dimulai dengan bencana bagi tuan rumah. Di menit ke-7, Charles De Ketelaere, yang kembali ke bekas markasnya, bekerja sama dengan Giacomo Raspadori, yang kemudian memberikan umpan matang kepada Éderson untuk penyelesaian klinis ke pojok bawah gawang.
Baca juga: 10 Pemain AC Milan Tumbang 0-2 di Kandang Sassuolo
Milan kesulitan menemukan ritme permainan, dan rapuhnya pertahanan mereka kembali terekspos di menit ke-29. Nikola Krstović berperan sebagai kreator, memberikan ruang bagi Davide Zappacosta untuk menggandakan keunggulan.
Publik San Siro mulai menunjukkan rasa tidak puas saat peluit babak pertama berbunyi, dengan sorakan ejekan yang bergema di seluruh stadion. Allegri merespons dengan memasukkan Christopher Nkunku menggantikan Ruben Loftus-Cheek saat turun minum, namun sebelum pergantian itu membuahkan hasil, Atalanta kembali menyerang.
Di menit ke-52, Giacomo Raspadori memanfaatkan kelengahan konsentrasi lini belakang Milan. Ia menggeser bola ke kaki kirinya dan melepaskan tendangan ke tiang dekat yang gagal dihalau Mike Maignan.
Kebangkitan Menit Akhir
Tertinggal 3-0, laga seolah sudah berakhir, namun Milan akhirnya menemukan percikan semangat di sepuluh menit terakhir. Nkunku, yang sempat menghantam mistar gawang di menit ke-75, mulai mendikte tempo permainan.
Pada menit ke-88, tendangan bebas Samuele Ricci disambut dengan tandukan keras oleh Strahinja Pavlović, memberikan secercah harapan bagi pendukung tuan rumah.
Baca juga: Manchester United Incar Rafael Leao, Siapkan Skema Barter dengan AC Milan
Drama semakin memuncak jauh di masa injury time ketika Nkunku dijatuhkan di kotak terlarang oleh Marten de Roon. Christopher Nkunku maju sendiri sebagai eksekutor dan sukses menjalankan tugasnya di menit ke-94, menciptakan akhir laga yang sangat tegang.
Kekecewaan di Detik Terakhir
Milan mengerahkan segalanya demi mencari gol penyama kedudukan. Matteo Gabbia nyaris melakukannya, namun sundulannya dari situasi tendangan bebas meleset tipis di samping tiang gawang. Protes terakhir mengenai dugaan handball di kotak penalti Atalanta diabaikan oleh wasit Zufferli, dan Nerazzurri berhasil mempertahankan kemenangan tandang yang krusial ini.
Bagi Atalanta, kemenangan ini mengukuhkan posisi mereka di tujuh besar dan menjaga peluang ke kompetisi Eropa tetap terbuka. Bagi Milan, fokus kini beralih ke laga wajib menang saat bertandang ke markas Genoa akhir pekan depan, di tengah tekanan dari para pesaing yang semakin memanas.